Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Dahsyatnya Al-Quran Menyatukan Hati-hati Kami

Dahsyatnya Al-Quran Menyatukan Hati-hati Kami

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (Inet)
Ilustrasi (Inet)

dakwatuna.com – Belum lagi genap satu minggu kebersamaan kami.
Belum pula kami pernah saling bertemu.
Dan tidakpula saling kenal satu sama lain.
Serta jarak yang cukup jauh memisahkan kebersaman kami.
Ya, semua itu adalah hal yang sedang kami alami.
 
Kami hanya baru saling kenal melalui sebuah group chatting.
Kami sudah sangat akrab.
Sudah merasa seperti sebuah keluarga.
Kami saling menyemangati.
Kami saling menasehati.
Kami saling berbagi cerita.
Kami saling mendo’akan.
Ya, kami lakukan hal-hal itu bahkan jauh lebih dekat dari itu.
 
Bukan karena kesamaan tempat tinggal.
Bukan pula karena ikatan darah di antara kami.
Serta bukan karena kesamaan suku.
Ya, kami bersama terlepas dari kedekatan fisik.
 
Kami bersama karena hasrat dan semangat yang sama.
Sama-sama ingin dekat dengan-Nya.
Sama-sama membaca kitab-Nya yang begitu indah.

Ya, Al-Qur’an itu yang menyatukan kami.
Al-Qur’an itu yang mengikat hati-hati kami.
Al-Qur’an pula yang mengakrabkan kami.
Ya, Al-Qur’an itu yang menjadi perantara kedekatan kami.
 
Hmmm, sungguh sangat bahagia bisa berkumpul dengan mereka.
Dan bahagia itu terwujud dalam banyak hal diantara kami.
Ya, bahagia bisa lebih dekat kepada-Nya.
Bahagia bisa saling membantu membaca Surat Cinta-Nya, Al-Qur’an.
 
Ya Allah, kami tahu lemahnya iman kami.
Kami tahu betapa lalainya kami.
Tapi kami pun tahu Engkau tetap mencintai kami.
Maka wahai Allah, izinkanlah kami mencintai-Mu.
Cinta kepada-Mu dengan semampu dan sekuat usaha kami.
Izinkan kami mencintai-Mu dan dekat kepada-Mu melalui Al-Qur’an-Mu.
 

Sepenggal cerita tentang group whatsapp One Day One Juz

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 7,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Rina Syamsuddin
Seorang guru yang sedang belajar makna sebenarnya kehidupan ini

Lihat Juga

PKS Ucapkan Duka Cita Mendalam untuk Korban Gempa Aceh