Home / Pemuda / Pengetahuan / Momen yang Tepat untuk Mengoreksi Arah Kiblat, 28 Mei dan 16 Juli 2014

Momen yang Tepat untuk Mengoreksi Arah Kiblat, 28 Mei dan 16 Juli 2014

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (abdisuhamdi.wordpress.com)
Ilustrasi. (abdisuhamdi.wordpress.com)

dakwatuna.com – Arah kiblat merupakan hal yang terpenting bagi umat Islam karena merupakan salah satu bagian dari penyempurnaan ibadah, salahsatunya shalat. Kiblat umat Islam terletak di Masjidil Haram, kota Mekah. Indonesia merupakan salahsatu daerah yang sangat jauh dari arah kiblat. Maka sulit untuk mencari letak Masjidil Haram (baca : arah kiblat) dengan tepat. Bahkan berbeda kesalahan 1⁰ saja dari arah kiblat, maka sudah sejauh 111 km dari kesalahan menghadap arah kiblat.

Kesalahan persepsi yang terjadi pada masyarakat adalah menganggap arah kiblat di Indonesia adalah arah Barat. Tentunya, pernyataan ini kurang tepat. Kalau kita melihat peta dunia, bagian sebelah Barat dari Indonesia adalah negara-negara Afrika. Seperti Tanzania, Kenya, Somalia, dan Etiopia dimana jarak negara-negara tersebut dengan Masjidil Haram adalah ribuan kilometer.

Permasalahan yang muncul adalah, “Sudah tepatkah arah kiblat pada sebuah Masjid/Mushola di Indonesia?” Berdasarkan penelitian dari berbagai sumber, ternyata banyak Masjid yang tidak tepat dengan arah kiblat. Bukan hanya 1 atau 2 Masjid, tetapi hampir 50% bahkan lebih dari itu.

Alhamdulillah, Allah telah memberi petunjuk dengan ilmu-Nya. Terdapat dua waktu yang sangat tepat untuk mengoreksi arah kiblat dengan tepat. Dua waktu tersebut adalah tanggal 28 Mei sekitar pukul 16:18 WIB dan pada tanggal 16 Juli sekitar pukul 16:27 WIB.

Berdasarkan perhitungan astronomi mengenai deklinasi matahari, pada dua waktu tersebut akan terjadi posisi matahari yang tepat berada di atas kota Mekah. Artinya, di mana pun kita berada, pada dua waktu tersebut setiap bayangan di belahan bumi manapun akan menghadap ke arah kota Mekah yang di dalamnya terdapat Masjidil Haram. Hal ini sangat bisa dimanfaatkan bagi yang ingin mengoreksi arah kiblatnya.

Cara mengoreksi arah kiblat ini adalah hanya dengan mendirikan sebuah tongkat atau membuka jendela pada waktu tersebut, kemudian buat garis yang sejajar dengan bayangan matahari. Garis yang sejajar tersebut adalah arah kiblat.

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (50 votes, average: 9,16 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Hanya seorang manusia yang berasal dari Adam, dan Adam berasal dari tanah. Jika aku benar, ikutilah. Jika aku salah, luruskanlah
  • Catet: 28 Mei sekitar pukul 16:18 WIB dan pada tanggal 16 Juli sekitar pukul 16:27 WIB.
    Berdiri dimanapun dan lihat bayangan kita mengarah kemana dan itulah arah kiblat ke Mekkah,

  • Afrizel Zel

    Yang manakah kiblat yg sebenarnya…siapakah yg menemukan qiblat pertama kali?

  • Mochammad Fatony

    Mejid tempat tinggal pernah sy cek dg kompas di Hp lurus ke barat arh mata angin, lain hr bw 2 kompas arh mata angin & 1 kompas arh kiblat, sajadah hrs miring kanan. Di peta Bekasi +/- 5 LS = Dar Es Salem = sholat tdk arh Ka’bah krn Makkah +/- 20 LU, Ket Peng di ksh tahu tdk berani koreksi perlu bahas dulu. Sy miring sendiri ke kanan.

Lihat Juga

Masjidil Haram 2013 (inet)

Program 40 Hari Menghafal Alquran, Indonesia-Mekkah

Organization