Home / Berita / Internasional / Asia / Dinasti Nahyan dan Dinasti Suud Bantu Pemerintah Kudeta Atasi Krisis BBM

Dinasti Nahyan dan Dinasti Suud Bantu Pemerintah Kudeta Atasi Krisis BBM

 

Pendukung kudeta militer di Mesir (islammemo)
Pendukung kudeta militer di Mesir (islammemo)

dakwatuna.com – Mesir. Salah seorang pejabat di Kementerian Perminyakan Mesir menyatakan bahwa pemerintah kudeta telah memperoleh BBM dan gas siap pakai dari Uni Emirat Arab dan Arab Saudi senilai 2 miliar dolar AS sejak Januari-April 2014.

Produk minyak bumi yang diperoleh Mesir dari Emirat dan Arab Saudi tersebut mencakup solar, bensin, dan gas elpiji. Menurutnya, Mesir akan terus mendapatkan bantuan tersebut hingga akhir September 2014 mendatang.

Sebelumnya, pemerintah kudeta dibawah kepemimpinan PM Hazim Al-Bablawy juga menerima bantuan BBM dari Uni Emirat Arab dan Arab Saudi senilai 3,9 miliar dolar AS sejak penggulingan Presiden Mursi pada 3 Juli 2013 hingga akhir Desember 2013 lalu.

Mesir mengalami krisis BBM yang cukup parah serta menghadapi kesulitan pembayaran utang terhadap perusahaan minyak asing yang beroperasi di Mesir dengan nilai mencapai nilai 5,7 miliar dolar AS.

Beban tersebut diperkirakan akan bertambah berat selama musim panas 2014 sebagaimana diperkirakan oleh Direktur Badan Perminyakan Mesir, Tariq Al-Mala.

Sejauh ini, bantuan BBM dari Uni Emirat Arab dan Arab Saudi semakin mempertegas dukungan dinasti keluarga Su’udiyah (Arab Saudi) dan Nahyan (Uni Emirat Arab) tersebut terhadap kudeta militer di Mesir. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.
  • Sejuki

    Hmmmm……. Kumpulan orang-orang yg terang-terangan memposisikan diri sebagai musuh Allah dan Rasul-Nya serta kaum muslimin. Mereka sepertinya tidak percaya akan hari akhirat dan adanya Pengadilan Allah Yang Maha Adil kelak. Mereka seakan tidak percaya bhw Surga dan Neraka itu adalah benar adanya. Bahkan mereka seakan tidak percaya bhw mereka itu pada akhirnya juga akan mati bahkan matinya Insya Allah tragis sebab matinya dalam kondisi di bawah murka dan laknat Allah swt dan kutukan kaum muslimin dan orang-orang tertindas.

    Haus dan rakus kekuasaan dunia yg cuma sebentar dan numpang lewat dg menghalalkan segala cara utk meraihnya.

    Na’uudzu billaahi min dzaalik………

Lihat Juga

Kebutuhan Hidup Semakin Mahal, Seorang Warga Mesir Frustasi Dan Membakar Diri