Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Menginginkan Kemuliaan Allah  

Menginginkan Kemuliaan Allah  

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Sahabat Dakwatuna, Kita tahu bahwa kemuliaan adalah nikmat Allah swt. Subhanallah, yang namanya nikmat itu luar biasa, tiada tara. Apalagi kenikmatan yang diberi Allah. Memang, setiap hari Allah telah memberi nikmat kepada kita, terutama nikmat hidup, bernafas, kesehatan, dan banyak lagi. Itulah Maha Pemurah-Nya Allah. Maka dari itu banyaklah kita bersyukur, agar Allah semakin menambah nikmat lain untuk kita.

Dalam al-Qur’an surah Ibrahim ayat ke 7. Allah berfirman,

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Maka dari itu, bersyukurlah akan nikmat-nikmat itu, agar Allah menambah nikmat untuk kita.

Kemuliaan adalah nikmat. Maka Allah juga akan memilih orang yang pantas untuk mendapat kemuliaan itu. Ada beberapa karateristik orang-orang yang Allah pilih untuk mendapat kemuliaan itu, diantaranya:

1. Rendah Hati (Tidak Sombong)

Ciri-cirinya adalah tidak merendahkan orang lain, tidak menghina orang lain dan berkata baik. Ini hanya bisa dimiliki oleh orang-orang shalih dan beriman. Maka ketika kita ingin mendapat kemuliaan harus bersifat rendah hati.

2. Membiasakan Tahajud

Menjadikan Tahajud sebagai ibadah khusus. Karena ada perbedaan orang yang selalu tahajud dengan yang tidak biasa menjalankannya.

3. Berdoa agar Allah menjauhkan azab dan memohon ampun.

4. Tidak membelanjakan hartanya secara berlebihan. Dalam hal ini, kita harus sederhana, tidak boleh kikir, dan mampu memenuhi kebutuhan diri. Serta rajin bersedekah.

Harus diketahui bahwa harta kita yang sebenarnya adalah harta yang diberikan di jalan Allah. Maka, mari kita biasakan untuk bersedekah.

6. Tidak menyembah Tuhan selain Allah. Dalam hal ini, kita harus menjauhkan diri dari perbuatan syirik, zina dan tidak membunuh. Orang yang melakukan syirik,berzina akan diberi azab oleh Allah kecuali orang yang bertobat.

7. Mengerjakan amal sholeh

8. Tidak memberikan persaksian palsu

9. Tidak bersikap seperti orang yang tuli dan buta ketika diberi peringatan atau teguran dengan ayat-ayat-Nya

10. Bersabar untuk mendapatkan surga, diiringi dengan doa.

Ciri-ciri yang Allah pilih untuk mendapat kemuliaan ini terdapat pada al-Qur’an surah al-Furqan ayat 63-76.

Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang mendapatkan kemuliaan Allah, bertekad untuk selalu memuliakan-Nya, maka Dia akan memulikan kita.

Wallahu A’lam.

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mahasiswi S1 UNIMED jurusan Kimia, saat ini aktif di KAMMI MEDAN Sebagai staff Departemen Pemberdayaan Perempuan yang mempunyai impian menjadi bunga-bunga haraki.

Lihat Juga

Ilustrasi. (primaradio.co.id)

Surat untuk “Tuan yang Dimuliakan”