Home / Berita / Internasional / Eropa / Turki Akan Paksa Pulang Gulen

Turki Akan Paksa Pulang Gulen

Erdogan-Gulen (frontpagemag.com)
Erdogan-Gulen (frontpagemag.com)

dakwatuna.com – Ankara. Perdana menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa birokrasi akan segera dimulai untuk memulangkan Fethullah Gulen dari Amerika Serikat ke Turki. Menurutnya, pemerintah Turki sudah menyiapkan berkas hukum untuk meminta ekstradisi Gulen yang saat ini masih berada di pennsylvania, Amerika. Seperti diberitakan Al-Muslim, Rabu (30/4/2014).

Erdogan meminta pemerintah Barack Obama untuk menyerahkan Fethullah Gulen, atau sekadar mendeportasinya dari Amerika yang sudah ditinggalinya sejak tahun 1999, “Gulen telah mengancam keamanan nasional. Anak buahnya telah memata-mataiku dan jajaran menteriku. Oleh karena itu aku mengharapkan Washington untuk bersikap sebagaimana layaknya koalisi Turki.”

Gulen dituduh mempunyai  “negara paralel”. Yaitu jamaah Fethullah Gulen yang dituduh menguasai dan menempatkan orang-orangnya di berbagai lembaga negara. Kasus terakhir yang dituduhkan kepada “negara paralel” adalah sebuah rapat penting dan rahasia membahas langkah politik Turki yang akan diambil terkait isu Suriah. Hadir dalam rapat itu menlu Turki (Ahmet Davutoglu), penasehat badan intelijen (Hakan Fidan), orang kedua angkatan bersenjata Turki (Jenderal Yaşar Guler) dan penasehat kementrian luar negeri Turki (Feridun Sinirlioglu). Proses dan isi rapat tersebut disadap dan dibocorkan melalui youtube pada hari Kamis, (27/3/2014).

Dalam peristiwa ini, wakil perdana menteri (Arinc Bulent), menyatakan bahwa pemerintah akan memperkarakan setiap pihak yang melanggar hukum, karena Turki adalah negara hukum, ada hak dan kewajiban yang harus dihormati. (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 8,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Pelajar muslim

Dunia Islam Perlu Mendukung AS