Home / Berita / Nasional / Al Washliyah: Pendidikan Sistem Pesantren Masih Lebih Baik

Al Washliyah: Pendidikan Sistem Pesantren Masih Lebih Baik

Ketua Pengurus Besar Al Washliyah, Masyhuril Khamis - (Foto: kabarwashliyah)
Ketua Pengurus Besar Al Washliyah, Masyhuril Khamis – (Foto: kabarwashliyah)

dakwatuna.com – Jakarta. Kasus pelecehan yang terjadi di sekolah Jakarta Internasional School (JIS) dan menimpa anak di bawah umur membuat masyarakat tercengang. Sekolah yang berembel-embel internasional ternyata tidak mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa. Sekolah yang seharusnya menjadi wilayah yang nyaman bagi anak-anak bermain dan menimba ilmu kini telah berubah menjadi momok yang menyeramkan.

Sekolah berlabel internasional yang telah menarik minat orang tua untuk memasukkan anaknya di sekolah itu kini telah membuat orang tua tidak tenang.Selain terungkapnya kasus pelecehan ternyata sekolah internasional itu tidak memiliki izin operasional.

Melihat kondisi ini Organisasi Islam Al Washliyah menilai sistem pendidikan agama seperti pesantren dan madrasah masih sangat dibutuhkan.

“Sekolah yang berbasis keagamaan masih sangat dibutuhkan di masa sekarang,” kata Ketua Pengurus Besar Al Washliyah Masyhuril Khamis di Jakarta dalam rillis yang diterima redaksi.

Menurutnya sistem pesantren yang berbasis kesederhanaan, kebersamaan dan dilandasi akhlakul karimah masih tetap relevan dalam memanusiakan anak-anak. “Hal itu sudah terbukti,” kata Ketua Bidang Dakwah Al Washliyah ini.

Anak-anak yang dibesarkan dengan kasih sayang dan tasamuh akan jauh dari unsur-unsur materialistik, holiganistik dan hedonisme.

“Generasi yang dididik dengan penuh rasa cinta akan menjadikan mereka lebih empati terhadap orang lain,” jelas salah satu juru dakwah Al Washliyah ini.

Selain itu menurut Khamis juga akan timbul dalam hidupnya rasa kebersamaan bahkan akan muncul sikap gotong royong dan tolong menolong dengan sesamanya. (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

PKS Usulkan 5 Solusi ke Pemerintah Terkait Masalah Pendidikan