Home / Berita / Nasional / 90 Orang Jadi Korban Vahey, FBI Minta Kerjasama JIS

90 Orang Jadi Korban Vahey, FBI Minta Kerjasama JIS

Suasana Jakarta International School dari luar gedung -  (VIVAnews/Siti Ruqoyah)
Suasana Jakarta International School dari luar gedung – (VIVAnews/Siti Ruqoyah)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kuasa hukum Jakarta International School (JIS), Heri Ponto mengatakan, akan bekerja sama dengan Biro Investigasi Federal (FBI) untuk menyelidiki William James Vahey yang pernah mengajar di sekolah tersebut.

“Sekolah sangat terkejut dengan pemberitaan ini. Dan ada permintaan khusus dari FBI untuk membantu menggali informasi tentang Vahey,” kata Heri sebagaimana dikutip dari ROL, Kamis (24/4).

Ia menambahkan, kerja sama yang dilakukan antara pihak sekolah dan FBI seperti memberikan semua informasi yang dibutuhkan.

“FBI itu sedang melakukan investigasi. Jadi kami akan memberikan semua informasi yang kami punya. Tidak ada upaya dari sekolah untuk menutup-nutupi,” lanjutnya.

Sampai saat ini diketahui, jumlah korban Vahey sekitar 90 orang. Tapi Heri mengatakan, sekolah belum mengetahui apakah ada di antaranya yang berada di Indonesia.

Saat ini sekolah sedang meneliti kembali berkas mengenai Vahey. Khususnya tentang rekam jejak dan bagaimana ia bisa bergabung dengan JIS. “Pada prinsipnya sekolah selalu terbuka, tapi saat ini memang belum ada informasi yang bisa diberikan kepada media. Karena kami juga sedang dalam tahap pengecekan,” lanjut Heri. (sbb/dakwatuna)

 

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Yonas Fikre

Warga Muslim AS Gugat FBI dan Menlu AS