Home / Berita / Internasional / Amerika / (Video) Video 9 Detik di YouTube Ini Membuat Pemerannya Jadi Jutawan

(Video) Video 9 Detik di YouTube Ini Membuat Pemerannya Jadi Jutawan

[youtube Dy8Yt-P614w 640]

dakwatuna.com – Jakarta. Jared Frank, sosok “selfie ditendang masinis” menjadi kaya menyusul videonya dilihat 22 juta penonton YouTube dalam waktu kurang dari sepekan.

Jared Frank, pemuda asal Regina, ibu kota provinsi Saskatchewan di Kanada, berada di Peru, Amerika Selatan, ketika mengambil video “selfie” berdurasi sembilan detik tersebut, demikian sebagaimana dilansir Republika Online.

Dalam tayangan tersebut, Frank berada di pinggir rel saat kereta lewat. Seseorang yang berdiri di lokomotif melebarkan kakinya sehingga kena kepala Frank.

Adegan itu ternyata menarik banyak orang untuk menonton sampai-sampai Frank dihubungi berbagai manajemen seleb.

“Ada berbagai tawaran, semuanya keren,” katanya kepada CBC News. Dia mengatakan uang yang didapat mungkin akan digunakan untuk jalan-jalan ke Amerika Selatan.

Awal pekan ini, dia menyatakan telah sepakat untuk bekerja sama dengan Jukin Media, perusahaan agensi berbasis di California.

Menurut perusahaan itu, lanjut Frank, ada pemasukan antara dua dolar Kanada dan 16 dolar untuk setiap 1.000 penonton dan Frank dapat 70 persennya.

Rincian tersebut baru bisa didapat setelah YouTube mengumumkan laporan rutin tengah-bulan tentang jumlah penonton.

Jika menggunakan hitungan di atas, Frank bisa mendapat antara 30 ribu dolar Kanada (sekitar rp315 juta) hingga 250 ribu dolar (sekitar rp2.6 miliar).

Pemuda berusia 22 tahun itu juga mengatakan pemasukan yang dia dapat mungkin juga dia gunakan untuk sekolah film. (ROL/dakwatuna/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 5,73 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

  • deby soevina

    apa hebatnya niy video??? aneh….

    • Arif

      Begitulah :D

    • Adi Rahadi

      telah ditonton 22 juta org.

Lihat Juga

[Video] FPI Kunjungi Kompas Terkait Pemberitaan Saeni