Home / Berita / Internasional / Afrika / Pilpres Mesir Tidak Sah, Uni Afrika Tidak Akan Kirim Tim Pemantau

Pilpres Mesir Tidak Sah, Uni Afrika Tidak Akan Kirim Tim Pemantau

Pertemuan Uni Afrika membahas Mesir (islammemo)
Salah satu pertemuan Uni Afrika (islammemo)

dakwatuna.com – Uni Afrika. Ketua Dewan Keamanan dan Perdamaian Uni Afrika, Bulus Paul Zom Lolo, dalam laporan terkait perkembangan kudeta militer di Mesir merekomendasikan (21/4) Uni Afrika untuk tidak mengirim tim pemantau mengawasi pilpres yang diselenggarakan pendukung kudeta di Mesir, akhir Mei mendatang.

Laporan yang disusun berdasarkan riset dan pengamatan Dewan Keamanan dan Perdamaian Uni Afrika tersebut menyatakan penolakan terhadap Pilpres Mesir dan menegaskan bahwa keikutsertaan As-Sisi yang memimpin kudeta terhadap presiden terpilih bertentangan dengan prinsip dasar pendirian Uni Afrika.

Hal tersebut disampaikan Lolo dalam pertemuan Dewan dengan Council of African Elders yang baru-baru ini berkunjung secara khusus ke Mesir untuk melihat perkembangan situasi dalam negeri Mesir pasca-kudeta.

Rekomendasi Dewan Keamanan dan Perdamaian Uni Afrika tersebut berbeda dengan pernyataan Dlamini Zuma, Ketua African Union Comission, yang menyebutkan bahwa pembekuan keanggotaan Mesir di Uni Afrika dicabut setelah rakyat Mesir memilih pemerintahannya.

Selain itu, rekomendasi tersebut juga berbeda dengan pendapat yang disampaikan oleh Ketua Council of African Elders, Alpha Oumar Konari, bahwa Uni Afrika harus menghormati pilihan rakyat Mesir yang melakukan Revolusi 25 Januari dan Revolusi (Kudeta) 30 Juni.

Patut dicatat bahwa Dewan Keamanan dan Perdamaian Uni Afrika membekukan keanggotaan Mesir di Uni Afrika pada 5 Juli 2013, atau dua hari setelah kudeta yang dilakukan As-Sisi terhadap Presiden Mursi atas restu Syeikh Al-Azhar dan Pemimpin Koptik serta sejumlah partai politik yang dikalahkan kelompok islamis dalam Pemilu 2012. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 6,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Kebutuhan Hidup Semakin Mahal, Seorang Warga Mesir Frustasi Dan Membakar Diri