Home / Berita / Internasional / Amerika / NASA Temukan Planet Paling Mirip dengan Bumi

NASA Temukan Planet Paling Mirip dengan Bumi

Galaksi Bima Sakti (inet) - (Foto: viva.co.id)
Galaksi Bima Sakti (inet) – (Foto: viva.co.id)

dakwatuna.com – Los Angels. telah menemukan sebuah planet yang paling mirip dengan bumi. Planet ini ditemukan di zona Goldilocks, dimana para astronom NASA mengatakan jika suhu di planet sangat sesuai untuk tempat tinggal manusia karena tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

NASA mengumumkan penemuan planet yang mirip dengan bumi ini pada Kamis (17/4). Penemuan ini adalah hasil dari penjelajahan NASA di galaksi bima sakti selama bertahun-tahun. NASA melakukan penjelajahan tersebut guna mencari tempat di luar tata surya yang paling sesuai untuk dihuni oleh manusia.

“Ini adalah hasil paling baik yang ditemukan, planet ini benar-benar sesuai dengan komponen bumi,” ujar Geoff Mercy, astronom dari Universitas California yang ikut dalam penelitian NASA.

Planet ini terdeteksi oleh NASA melalui teleskop Kepler. Planet ini berukuran 10 kali besar dari bumi, namun planet ini memiliki komponen utama kehidupan manusia. Komponen ini adalah air, dimana pada planet lain di luar bumi sumber kehidupan utama ini sangat sulit ditemukan.

“Penemuan planet ini sangat istimewa, pertama kita telah mengetahui ukurannya, kedua planet ini berada di zona layak huni manusia, dan ketiga komponen di dalamnya sangat mendukung kehidupan manusia,” ujar Elisa Quintana, ketua peneliti dari NASA dalam pencarian planet ini pada konferensi pers Kamis (17/4). (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (16 votes, average: 7,69 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Karena Langit, Bumi, dan Gunung pun Enggan