Home / Berita / Nasional / Anis Matta: Partai Islam Ingin Punya Capres Sendiri

Anis Matta: Partai Islam Ingin Punya Capres Sendiri

Ilustrasi. (dakwatuna/hdn)
Ilustrasi. (dakwatuna/hdn)

dakwatuna.com – Jakarta. Menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, Partai Islam terus melakukan konsolidasi dan pertemuan. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan  pertemuan tokoh ormas dan pemimpin partai Islam di Cikini, Jakarta, Kamis malam  baru sebatas menyamakan persepsi partai-partai dan tokoh Islam.

Anis mengatakan akan membawa hasil pertemuan itu kepada Majelis Syuro PKS untuk diambil keputusan.

“Pemilu kan jadwalnya jelas, santai saja,” kata Anis Matta seusai pertemuan itu, seperti dikutip dari ROL.

Anis mengungkapkan target yang ingin dicapai dalam pertemuan itu adalah memikirkan kemungkinan partai Islam mempunyai capres sendiri.

Selain itu menurut dia, pada prinsipnya partai Islam sejak reformasi tidak pernah pisah, dan selalu ada di koalisi pemerintahan. Sehingga pertemuan itu ingin memastikan partai Islam tetap berada di pemerintahan ke depan.

“Partai Islam selalu di koalisi sejak poros tengah dicetuskan sampai sekarang. Jadi yang dicari sekarang ini adalah format koalisi baru yang memungkinkan partai Islam seluruhnya insya Allah tetap akan ada di pemerintahan,” kata Anis Matta. (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Presiden PKS, Anis Matta pidato di 7th International Economic Summit of Russia and Organization of Islamic Cooperation (OIC) Countries, di Kazan, Rusia, Senin (15/6).

Pidato di 7th International Economic Summit of Russia and OIC Countries, Anis Matta: Tingkatkan Kerjasama Ekonomi Rusia dan Negara-Negara Muslim