Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Saat Cinta Belum Berbalas

Saat Cinta Belum Berbalas

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com – Langit menurunkan hujan
Tanpa berharap hujan kan berbabalik deras dari bumi kepadanya
Namun air-air tersebut akan memuai
Perlahan-lahan, dengan kepastian
Hingga bertemu langit kembali

Dan seperti itulah cinta
Ia bukan tak berbalas
Hanya masih menanti beberapa senja
Mungkin ratusan bahkan ribuan senja

Kau yang bekerja
Untuk Bangsa dan Negara
Meski tanpa tahta

Kau yang bekerja
Untuk Bangsa dan Negara
Meski tak berbalas suara

Tapi tetap saja kau bekerja
Tetap saja kau menebar cinta
Untuk mereka yang mengais kesejahteraan di jalan sana

Lalu kenapa masih disangka
Bahwa orang-orang sepertimu hanya mengejar tahta dan harta?
Bahkan ketika cintamu tak berbalas suara!
Biarlah, biarkan mereka berkata
Seperti hujan yang kan kembali ke langit
Secara perlahan-lahan
Seperti itulah mereka kelak kan menyadari
Betapa tulus cinta yang kau tanam

Masalah kapan “kelak” itu kan terjadi
Kembalikan pada-Nya yang slalu mengisi cinta di hari hari kita

مَنْ عَمِلَ صالِحاً فَلِنَفْسِهِ وَ مَنْ أَساءَ فَعَلَيْها ثُمَّ إِلى‏ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ

Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh, maka itu adalah untuk dirinya sendiri, dan barang siapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kamu semua akan dikembalikan kepada Tuhan-mu.

Jakarta, 15 April 2014

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 8,83 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mahasiswi LIPIA Jakarta | Garuda Keadilan | Gkreatip | KAMMI

Lihat Juga

Surat Cinta dari Mahasiswa untuk MUI