Home / Konsultasi / Konsultasi Hukum / Utang Piutang Ayah Tanggung Jawab Siapa?

Utang Piutang Ayah Tanggung Jawab Siapa?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)
Ilustrasi (inet)

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum wr wb.

dakwatuna.com – Pak  Zairin di Dakwatuna, apakah utang orang tua saya (almarhum) menjadi tanggungan saya sebagai ahli warisnya? Bagaimana hukum kita mengaturnya? Terima kasih atas jawabannya.

Fadil – Pondok Gede

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Terimakasih atas pertanyaan Pak Fadil di Pondok Gede . Netters dakwatuna sekalian,  ayah Pak Fadil dalam bahasa di sebut “ pewaris “. Ketika meninggal, selain ada harta juga ada utang. Kewajiban ahli waris yang terkait dengan utang-piutang adalah membayar utang pewaris dengan jumlah harta peninggalan pewaris yang tersedia.

Kalau harta peninggalan tidak cukup untuk bayar utang , maka menurut hukum waris Islam , Pak Fadil tidak ada  beban kewajiban untuk membayarnya.  Namun sebagai anak yang berbakti kepada almarhum orang tua, jika Pak Fadil ada kemampuan , akan lebih baik jika utang tersebut diambil alih.

Pendapat ini menggunakan landasan hukum sebagai berikut : Pasal 175 ayat (2) KHI ( Kompilasi Hukum Islam ) yang menyatakan :

Tanggung jawab ahli waris terhadap utang atau kewajiban pewaris hanya terbatas pada jumlah atau nilai harta peninggalannya.

Demikian penjelasan saya. Semoga bermanfaat.

Wassalaamu’alaikum wrwb

Drs. Zairin Noor, SH. MHum.   [email protected]

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 8,20 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Drs. Zairin Noor, SH. MHum.
Praktisi hukum. Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Attahiriyah Jakarta (FH-UNIAT), Fakultas Agama Islam UNIAT, Sekolah Tinggi Agama Islam Azziyadah, dan Fakultas Hukum Universitas Suryadarma Jakarta. Menjabat Dekan FH-UNIAT: 1995-1998 dan 1998-2002. Email: [email protected]

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Ayah Sang Kesatria Hati

Organization