Home / Berita / Internasional / Afrika / Hamas Bantah Khalid Misya’al dan Ismail Haniyah Peroleh Kewarganegaraan Mesir

Hamas Bantah Khalid Misya’al dan Ismail Haniyah Peroleh Kewarganegaraan Mesir

Kunjungan Misyaal dan Haniyah pada masa kepemimpinan Mursi (shehab)
Kunjungan Misya’al dan Haniyah ke Cairo pada masa kepemimpinan Mursi (shehab)

dakwatuna.comPalestina. Jubir Hamas, Shalah Al-Bardaweil, membantah (13/4) tuduhan yang menyebutkan bahw Khalid Misya’al (Kepala Biro Politik Hamas) dan Ismail Haniyah (PM Palestina) telah mendapatkan kewarganegaraan Mesir.

Al-Bardaweil menegaskan bahwa Misya’al dan Haniyah murni keturunan Palestina dari bapak dan ibu warga Palestina, dan keduanya tidak penah memperoleh kewarganegaraan Mesir.

Bantahan tersebut untuk menolak pemberitaan di sejumlah media Mesir tentang adanya gugatan yang diajukan kepada PTUN Mesir, menuntut pencabutan kewarganegaraan Mesir dari dua tokoh Hamas tersebut.

Disebutkan bahwa kewarganegaraan Mesir pernah diberikan secara diam-diam kepada Khalid Misya’al dan Ismail Haniyah pada masa pemerintahan Presiden Mursi.

Menurut Al-Bardaweil, pemberitaan dan gugatan hukum tersebut hanyalah manuver yang dibayar zionis Israel untuk mengganggu hubungan baik bangsa Mesir dan Palestina. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General