Home / Berita / Daerah / Berkas Formulir C1 PKS Bima Dirampok

Berkas Formulir C1 PKS Bima Dirampok

Mobil operasional saksi dari DPD PKS Kab. Bima, NTB - Foto: PKS
Mobil operasional saksi dari DPD PKS Kab. Bima, NTB – Foto: PKS

dakwatuna.com – Bima.  Puncak pesta demokrasi di Indonesia yang secara umum terbilang sukses, aman dan damai, tetap saja memiliki catatan penting untuk diperhatikan. Karena dibeberapa daerah masih saja terjadi tindak kriminal selama proses Pemilu.

Seperti yang dialami tim lapangan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bima provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mobil operasional saksi dari PKS yang membawa formulir C1 dari berbagai TPS di Kabupaten Bima Propinsi NTB dihadang sekelompok orang bersenjata tajam berjenis parang, Kamis (10/4) sore. Petugas dihadang di tengah jalan dan ditodong dengan senjata tajam di sebuah tanjakan di Desa Punti.

Dalam rillis yang diterima redaksi, Ketua DPD PKS Kabupaten Bima, Ilham mengatakan kelompok yang berjumlah sekitar 26 orang itu menggunakan mobil jenis pickup berwarna biru dan beberapa sepeda motor.

“Ban mobil petugas kami di ganjal batu dari depan dan belakang sehingga tidak bisa bergerak”, terang Ilham. Kemudian sambil menodongkan parang, para penghadang itu meminta 2 orang petugas PKS untuk turun dari mobil. Namun karena merasa terancam, petugas PKS hanya menurunkan kaca jendela samping supir dan mengunci semua pintu.

“Karena permintaannya ditolak, kelompok itu kemudian memecahkan kaca mobil dan mengambil semua berkas formulir C1 di jok belakang mobil PKS,” ungkapnya.

Ilham menambahkan bahwa pagi ini partainya telah melaporkan kejadian ini ke Polres Bima dan KPUD Bima. “Petugas kami membawa surat tugas resmi dari partai untuk mengumpulkan form C1 dari TPS-TPS,” pungkasnya. (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • sugeng

    innalillahi wa inna ilaihi rojiunn..
    seperti inilah mental sebagian oknum politisi di Indonesia, tidak siap menerima kekalahan, bahkan harus menunjukkan cara-cara kotor di siang bolong.

    Kepada polisi, segera tangkap pelaku dan aktor intelektualnya,,gk bakalan jauh deh dari sekitaran caleg yg kalah saing..
    klo udah ketangkap,, langsung didiskualifikasi seluruh suaranya di daerah tersebut. bikin malu aja..

Lihat Juga

Anies-Sandi Dinilai Memiliki Integritas yang Sangat Baik