Home / Berita / Nasional / Muhaimin: Tanpa Rhoma Irama, PKB Hampa

Muhaimin: Tanpa Rhoma Irama, PKB Hampa

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar dan Salah satu Capres PKS, Rhoma Irama - Foto: sindonews.com
Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar dan Salah satu Capres PKS, Rhoma Irama – Foto: sindonews.com

dakwatuna.com – Jakarta.  Perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) naik cukup signifikan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014. Kenaikan suara PKB itu tak lepas dari sosok Rhoma Irama yang digadang-gadang menjadi calon presiden (capres) dari PKB.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar membantah bahwa Rhoma Irama hanya dijadikan sebagai pendongkrak suara PKB. Dia pun berjanji akan terus melibatkan Rhoma dalam kegiatan partai.

“Rhoma akan terlibat terus, Rhoma sampai kiamat bagian dari kita,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin ini di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Cak Imin menambahkan, popularitas Rhoma Irama telah membuat PKB menduduki peringkat 5 besar partai peserta pemilu yang memperoleh suara terbanyak menurut sejumlah hasil hitungan cepat.

“Pokoknya PKB hampa tanpa Rhoma,” ucap Cak Imin.

Berdasar hasil sementara quick count pada sejumlah survei, suara PKB pada pemilu 2014 telah mencapai 9,03% atau duduk sebagai peringkat nomor 5. Suara itu naik sekitar 91% bila dibandingkan pada Pemilu 2009 lalu yang hanya mendapatkan suara nasional sebesar 4,9%. (liputan6/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 3,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Mhd Fany

    deskripsi fotonya salah, rhoma irama itu capres PKB, hhe

  • Dany Kemal

    Muka Muhaimin 11 12 sama Anas Urbaningrum dan Jokowi, muka2 orang2 licik.

Lihat Juga

Politisi PKB: Tindakan KPU Berbahaya dan Tidak Berdasar