Home / Berita / Internasional / Asia / Seperti Apakah Kampung Halaman Saddam Husain Sekarang?

Seperti Apakah Kampung Halaman Saddam Husain Sekarang?

Saddam Husain (smh.com.au)
Saddam Husain (smh.com.au)

dakwatuna.com – Baghdad. Keluarga besar mantan presiden Saddam Husain mengalami kondisi yang sangat menyedihkan semenjak 11 tahun penjajahan Amerika atas Irak.

Hasan Nida, syaikh keluarga besar Albejat yang merupakan asal Saddam Husain, mengatakan bahwa kampung Awja tempat kelahiran Saddam Husain sudah seperti kampung mati. Pemerintah penjajah telah telah menyita segala sesuatu.

Dulu banyak orang beranggapan bahwa Awja, yang terletak 5 km sebelah selatan Takrit ini, adalah kampung yang dimanjakan Saddam. Tentang hal ini, Hasan mengatakan bahwa Awja sama seperti kampung yang lain. Di sana juga ada orang miskin, bahkan pernah menerima bantuan pemerintah untuk membangun rumah.

Bahkan Awja saat ini terkesan dipinggirkan, apalagi seluruh harta milik kerabat Saddam telah disita oleh pemerintah penjajah. Penyitaan harta itu sesuai dengan keputusan pemimpin sipil di Irak, Paul Bremer, tahun 2003. Pernah ada usaha dari wakil presiden untuk mengembalikan harta-harta tersebut kepada pemiliknya, tapi parlemen hingga kini belum membahasnya.

Hasan menyesalkan mengapa kerabat Saddam dihukum karena dosa yang tidak mereka perbuat. Mereka dihukum hanya karena punya hubungan dengan Saddam.

Kampung Awja yang terletak 175 km dari kota Baghdad ini, kebanyakan penduduknya bersimpati kepada Saddam Husain. Dulu Saddam pernah membangun kembali kota Takrit setelah hancur luluh dibombardir pasukan sekutu dalam perang Teluk Pertama. Di kampung Awja inilah saat ini terdapat kuburan Saddam Husain. Pemerintah sebenarnya ingin memindahkan kuburan itu ke kuburan biasa, tapi keluarga besarnya menolak. (mas/dakwatuna/islammemo)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Sultan Raja Bungsu

    begitulah kalau raknyat percaya dgn penjajah,

Lihat Juga

Pelajar muslim

Dunia Islam Perlu Mendukung AS