Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Hanya Doa yang Tersisa

Hanya Doa yang Tersisa

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Doa bersama (inet)
Doa bersama (inet)

dakwatuna.com – Ikhtiar sudah kita lakukan
Walau mungkin memang belum maksimal
Bukankah tak ada yang sempurna?
Walau kita pasti sangat ingin menyempurnakannya
Manusia cuma bisa berusaha, sebatas yang dia bisa
Namun keputusan akhir, ada di tangan Allah
Sekarang, hanya doa yang tersisa
yang senantiasa kita panjatkan, di ujung keterbatasan daya-upaya

Meminta dan menghiba belas kasih, dari Sang Maha Pengasih
Semoga,

Apa yang kita ikhtiarkan,
Apa yang kita harapkan dalam bait-bait doa,
Selaras dengan ketentuan Allah,

Yakni,
Idzaa Ja’a Nashrullaahi wal Fath…
Wa Roaitannaasa Yadkhuluuna fii Diinillaahi Afwaajan…
Fasabbih Bihamdi Robbika Wastaghfirhu…
Innahuu Kaana Tawwaaban…

Untukmu, PKSku, cuma inilah yang bisa kuberikan kepadamu.

Semoga kemenangan ini, bisa kita raih. Semoga Islam, bisa berjaya di bumi pertiwi.

Insya Allah…

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Ria Dahlia
Ibu rumah tangga dengan 5 orang anak.Terus berkarya, baik dalam diam maupun bergerak, tak ada kata berhenti sampai Allah yang menghentikannya, tetap tegar walau badai menghadang.

Lihat Juga

(Foto: Abdul Hakim)

Buktikan Kualitas, Sekolah Islam Terpadu Dominasi Pemenang Lomba Nasional Budaya Mutu SD