Home / Berita / Opini / Kejutan Besar 9 April 2014 (Sebuah Catatan Partai Keadilan Sejahtera Menjelang Pemilu)

Kejutan Besar 9 April 2014 (Sebuah Catatan Partai Keadilan Sejahtera Menjelang Pemilu)

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ratusan Ribu Massa memadati Gelora Bung Karno saat kampanye Akbar PKS, Ahad (16/3/2014). (Foto: depoknews.com)
Ratusan Ribu Massa memadati Gelora Bung Karno saat kampanye Akbar PKS, Ahad (16/3/2014). (Foto: depoknews.com)

dakwatuna.comPresiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengemukakan akan terjadi kejutan besar dari PKS pada 9 April 2014 mendatang. “Kita buktikan.” ujar Anis Matta saat memimpin kampanye nasional PKS di GOR Saburai, Lampung, beberapa waktu yang lalu.

Meskipun Anis tidak menyebutkan secara spesifik kejutan apa yang dimaksud, tapi jika kita telisik dari kecenderungan perolehan suara dari awal PKS ikut pemilu selalu mengalami kenaikan tajam di saat partai lain mengalami kemerosotan.

Menilik keikutsertaan PKS di tiga kali perhelatan pemilu pada 1999, 2004, dan 2009 perolehan suaranya selalu menanjak naik. Pada pemilu 1999, PK mendapatkan suara 1,3 persen sehingga tidak lulus electoral threshold.

Setelah bertransformasi menjadi PKS, pada pemilu 2004, PKS memperoleh suara sebanyak 7,34 persen. Lalu, pada pemilu 2009, PKS mendapat suara sebesar 7,9 persen dan menjadi satu-satunya partai –selain Demokrat– yang mengalami kenaikan jumlah persentase perolehan suara.

Dan, jika kita perhatikan kecenderungan perolehan suara PKS, maka tidak menutup kemungkinan pada pemilu 9 April 2014 mendatang PKS akan memperoleh suara yang lebih dari sebelumnya.

Keyakinan adanya kejutan itu dibuktikan saat PKS menggelar kampanye perdana di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (16/3), PKS mampu tampil mengejutkan dengan menjawab keraguan publik dan lembaga survei yang menyebut PKS akan terpuruk.

Pada kampanye itu kader PKS mampu solid memenuhi stadion GBK, sesuatu yang tidak pernah diduga pihak manapun. “Jadi, kampanye perdana ini saya katakan bukan kampanye politik, tetapi lebih merupakan kampanye kebenaran.” tegas Anis Matta.

Dan, setiap kali PKS menggelar kampanye di berbagai daerah kecenderungannya selalu dapat memutihkan daerah tersebut. Ini barangkali sebagai bentuk kejutan yang ditampilkan PKS.

Selain itu, berita PKS selalu dicari dalam media. Menurut Situs Alexa.com, salah satu topik yang paling dicari di Kompasiana adalah PKS. Bahkan kata kunci PKS berada di urutan paling tinggi yakni 0,54 persen dibandingkan topik-topik lain seperti Eyang Subur, usaha rumahan, ultrabook terbaru, penting panas perlu dan seru, blogernas, PSSI, bisnis rumahan, Jokowi, dan x faktor Indonesia. (Kompasiana).

Kemudian, berdasarkan pantauan redaksi dakwatuna.com, Kamis (27/3/2014), pada grafik yang disediakan Google, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan partai yang paling banyak dicari di Google dalam sebulan terakhir. Partai bernomor urut 3 ini berada di atas dalam perihal tren di Google, diikuti oleh PDIP, Gerindra, PAN, dan partai-partai lainnya. (dakwatuna.com).

Lalu, di saat PKS diterpa gelombang dahsyat terkait LHI, dan mayoritas pengamat politik menyatakan karir PKS telah berakhir justru malah PKS memenangi pemilihan gubernur (pilgub) di Jawa Barat (Aher-Deddy Mizwar dengan perolehan suara 6.515.313 atau 32,39 persen) dan di Sumatera Utara (Gatot-Tengku dengan perolehan suara 1.604.337 atau 33 persen) secara berturut-turut. Ini merupakan kejutan PKS berikutnya.

Ditambah lagi dengan kemampuan Anis Matta dalam membakar semangat kader-kadernya melalui orasi-orasi politiknya, sehingga Anis dijuluki sebagai Sukarno muda masa kini.

“Setahun lamanya kita telah mendapatkan guncangan yang hebat, badai yang luar biasa! Tapi, Alhamdulillah hari ini kita berkumpul di sini, untuk menyatakan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa PKS telah keluar dari badai itu dengan iman yang jauh lebih kuat! Tekad yang jauh lebih membara! Dan, saudara-saudara sekalian, dengan tekad itulah dan dengan semangat Indonesia itu hari ini, kita putihkan Jakarta! Hari ini kita putihkan Jakarta dan insya Allah besok akan kita putihkan Indonesia! Allahu Akbar!” tegas Anis Matta dalam orasinya di GBK.

“Saudara-saudara sekalian, insya Allah kita akan menciptakan kejutan itu dan saya sudah melihat di wajah kalian semuanya, ketika kita memenuhi gedung stadion yang megah ini. Dan saya berharap, insya Allah setelah kita memenuhi stadion ini, insya Allah, sekali lagi insya Allah dengan kebulatan tekad kita semuanya dan dengan ukhuwah yang kuat dan dengan kerja keras kita insya Allah sekali lagi, kita akan memenangkan pemilu 9 April yang akan datang, dan insya Allah Partai Keadilan Sejahtera seperti yang telah kita cita-citakan akan masuk ke dalam jajaran tiga besar partai politik pemenang pemilu.”

“Allahu Akbar!” lanjut Anis.

Ala kulli hal, kita tunggu saja kejutan besar PKS pada 9 April 2014 mendatang.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 9,78 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
H. Imam Nur Suharno, MPdI.
Dosen SETIA Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat.

Lihat Juga

Hasil Resmi Pemilu Turki Ditetapkan, AKP Terdepan dengan Raihan 317 Kursi