Home / Berita / Internasional / Asia / Kapal China Dua Kali Tangkap Sinyal 37,5khz, Sama Dengan Sinyal Black Box

Kapal China Dua Kali Tangkap Sinyal 37,5khz, Sama Dengan Sinyal Black Box

Pencarian MH370 terus dilakukan dengan menyisir wilayah perairan Samudera Hindia - Foto: okezone.com
Pencarian MH370 terus dilakukan dengan menyisir wilayah perairan Samudera Hindia – Foto: okezone.com

dakwatuna.comKapal China dilaporkan dua kali menangkap sinyal yang diduga milik black box pesawat Malaysia Airlines MH370. Tim pencari sekarang tengah menuju lokasi untuk menyelidiki kebenaran informasi ini.

Diberitakan CNN, Minggu 6 April 2014, kapal China Haixun 01 menangkap sinyal itu pada hari Jumat dan Sabtu. Informasi ini pertama kali diungkap oleh Kepala koordinasi pencarian MH370 Kepala Angkatan Udara Australia, Marsekal Angus Houston, hari ini.

Sinyal pertama ditangkap di sekitar 25 dejarat lintang selatan dan 101 derajat bujur timur di Samudera Hindia. “Sinyal kedua ditangkap di jarak sekitar dua kilometer dari yang pertama,” kata Angus.

Di lokasi itu juga ditemukan objek-objek putih yang mengambang. Dalam video yang ditayangkan stasiun berita CCTV, kru dari Haixun 01 turun menggunakan sekoci dan mencari sinyal dengan hydrophone kecil yang didekatkan ke permukaan laut. Alat inilah yang menangkap sinyal ping tersebut. AS juga mendatangkan alat semacam ini, tapi lebih canggih, mampu menangkap sinyal hingga kedalaman 20.000 kaki.

Sinyal yang ditangkap memiliki frekuensi 37,5kHz, sama dengan yang dikeluarkan black box pesawat. Namun, tim pencari tidak ingin terlalu berharap sebelum bukti kuat ditemukan.

Untuk itu, kapal Angkatan Laut Inggris telah diturunkan untuk menuju lokasi sinyal ditangkap. Sementara itu, kapal angkatan laut Australia dikirimkan ke daerah lain yang juga ditangkap sinyal suara.

Houston mengatakan bahwa temuan ini sangat mencerahkan. Namun, dia mengingatkan untuk tidak terlalu senang dulu. Pasalnya, yang sudah-sudah, temuan objek yang diduga MH370 ternyata salah.

Lebih dari 10 pesawat militer, dua pesawat sipil dan 13 kapal diturunkan untuk menyisir perairan Samudera Hindia pada hari ini, hampir sebulan setelah pesawat yang membawa 239 penumpang dan kru hilang, 8 Maret lalu.

Pencarian hari ini akan dikonsentrasikan di radius 216.000 kilometer persegi, sekitar 2.000 kilometer timur laut Perth di Samudera Hindia. (one/viva/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.