Home / Berita / Internasional / Afrika / Berawal Cekcok Mulut, 23 Warga Mesir di Aswan Tewas

Berawal Cekcok Mulut, 23 Warga Mesir di Aswan Tewas

Korban jatuh akibat pertikaian antar suku di Aswan (islammemo)
Korban jatuh akibat pertikaian antar suku di Aswan (islammemo)

dakwatuna.com – Mesir. Kementerian Kesehatan Mesir, sebagaimana dilaporkan Reuters (5/4), menyebutkan bahwa 23 warga Mesir tewas akibat pertikaian bersenjata antar suku di Provinsi Aswan yang berawal dari pertengkaran pelajar putri dari kedua kabilah.

Pertikaian antara suku Bani Hilal dan Al-Dabud tersebut juga menyebabkan 31 warga Mesir lainnya menderita luka-luka.

Pertikaian bersenjata tersebut bermula dari percekcokan mulut antara kelompok siswi dari suku Dabud dari kawasan Nubia dengan suku Bani Hilal dari kawasan Al-Halail, pada Rabu, 2 April 2014, yang terus berlanjut dengan berbalas kata-kata cacian dan makian antara kedua suku yang ditulis di tembok-tembok jalan dan dinding bangunan.

Pertemuan kedua kelompok bersama membahas perselisihan tersebut pada Jumat, 4 April 2014, yang diharapkan dapat mendamaikan permusuhan justru berkembang kepada bentrok fisik dan penggunaan senjata api sehingga jatuh 4 orang tewas.

Permusuhan dan aksi bentrok berlanjut hingga Sabtu pagi dengan menggunakan bom molotov dan senjata api antara kedua pihak, sehingga korban tewas bertambah hingga 23 orang, menderita luka-luka 31 lainnya, sejumlah rumah dibakar.

Sejauh ini, untuk meredam agar pertikaian tidak semakin meluas, pemerintahan daerah Aswan meminta pemerintahan pusat (kudeta) untuk membentuk tim keamanan dari militer (tentara) untuk membantu aparat kepolisian.

Selama ini, kawasan pedalaman Mesir yang didiami masyarakat badui memang dikenal dengan permusuhan dan pertikaian menahun antara kelompok keluarga/suku. (paltimes/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Aksi bakar diri akibat frustasi hadapi hidup semakin sulit. (al-marsd.com)

Kebutuhan Hidup Semakin Mahal, Seorang Warga Mesir Frustasi Dan Membakar Diri