Home / Berita / Internasional / Eropa / Apa yang Akan Terjadi di Eropa Setelah Melarang Ikhwanul Muslimin?

Apa yang Akan Terjadi di Eropa Setelah Melarang Ikhwanul Muslimin?

Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Mursi (stopwar.org.uk)
Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Mursi (stopwar.org.uk)

dakwantuna.com – London. Surat kabar Times Inggris, membahas tentang efek yang ditimbulkan pelarangan aktivitas Ikhwanul Muslimin di Inggris.

Edisi Times hari ini, Sabtu (5/4/2014) menyebutkan peringatan yang diberikan Ibrahim Munir, salah seorang pimpinan Koalisi Nasional Pro-Demokrasi Anti-Kudeta. Menurutnya, pelarangan aktivitas Ikhwanul Muslimin yang terkenal selalu bersifat damai akan bisa memasukkan Inggris dalam area bahaya serangan kekerasan.

Karena pelarangan tersebut telah membuat banyak kalangan putus asa dengan alternatif damai yang memang menjadi ciri khas Ikhwanul Muslimin. Mereka akan bertanya-tanya, kenapa Ikhwanul Muslimin yang damai itu dikatakan teroris? Hal ini bisa sangat berbahaya.

Munir juga menyebutkan, bahaya tersebut tidak hanya akan terjadi di Inggris. Seluruh organisasi yang saat ini memilih alternatif damai sangat mungkin untuk meninjau pilihannya. Citra Inggris di dunia Islam juga pasti akan terpuruk.

Contoh adalah apa yang terjadi setelah penyerangan Amerika dan sekutunya ke Irak untuk menggulingkan Saddam Husein dengan dalih memiliki senjata pemusnah massal. Umat Islam memandang serangan tersebut sebagai sebuah serangan terhadap Islam. Hingga akhirnya, pada tahun 2007 terjadi pengeboman di London dan Madrid. (mda/dakwatuna/thetimes/islammemo)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,88 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Sejuki

    Semakin banyak ternyata orang-orang yg sakit jiwa bahkan gila di negara yg katanya amat menghormati HAM dan menghargai nilai-nilai kemanusiaan. Ngakunya negara maju dan beradab, eh berfikir rasional saja sulit bahkan korslet.

Lihat Juga

Vonis Mati Presiden Mursi Dianulir