Home / Berita / Nasional / BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami di Wilayah Indonesia

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami di Wilayah Indonesia

Tsunami (ilustrasi) - bbc.co.uk
Tsunami (ilustrasi) – bbc.co.uk

dakwatuna.com – Jakarta.  Berdasaran analisis data monitoring alat observasi tinggi muka air laut di Papua, maka Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir untuk seluruh wilayah Indonesia terhitung mulai Kamis (3 April 2014) pukul 08.30 WIB.

Dengan dicabutnya Peringatan Dini Tsunami tersebut, maka masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

“Berdasarkan informasi dari beberapa BPBD melaporkan tidak terlihat adanya tsunami. Masyarakat telah kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (3/4).

Menurut Sutopo, adanya peringatan dini tsunami dari BMKG Rabu (2/4) kemarin menunjukkan bahwa ancaman tsunami bagi pesisir Indonesia berasal dari gempa di sekitar perairan wilayah Indonesia maupun dari luar wilayah Indonesia.

“Jika sumber gempa berasal dari lokal atau wilayah di sekitar Indonesia, tsunami datang hanya memerlukan waktu lebih kurang 30 menit dari terjadinya gempa. Namun jika berasal dari daerah yang jauh bisa membutuhkan waktu beberapa jam,” paparnya.

Saat ini, ungkapnya, ada 5 juta penduduk Indonesia yang tinggal di daerah rawan tsunami tinggi hingga sedang. “Dengan kondisi tersebut maka kesiapsiagaan masyarakat menghadapi tsunami perlu terus ditingkatkan,” ujar Sutopo. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

SIdang Umum Interpol di Bali. (alqudspress.com)

Dari Bali, Interpol Tangguhkan Status Keanggotaan Palestina

Organization