Home / Berita / Nasional / Inilah Kampanye yang Mengedukasi, bukan Hanya Hiburan dan Orasi

Inilah Kampanye yang Mengedukasi, bukan Hanya Hiburan dan Orasi

Presiden PKS melakukan safari budaya dengan menyusuri sungai Martapura Banjarmasin, Rabu (2/4) - Foto: HumasPKS
Presiden PKS melakukan safari budaya dengan menyusuri sungai Martapura Banjarmasin, Rabu (2/4) – Foto: HumasPKS

dakwatuna.com – Banjarmasin.  Kampanye terbuka Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Banjarmasin, Rabu (2/4) kemarin diakui paling peduli dengan budaya dan sejarah Banjar di Kalimantan Selatan (Kalsel). Kampanye yang disajikan PKS dianggap dapat memberikan edukasi kepada parpol lainnya dan juga kepada masyarakat.

Bukan hanya orasi, dalam kesempatan itu Presiden PKS, Anis Matta bahkan menyempatkan diri cicipi soto Banjar, menyusuri sungai Martapura, dan mengunjungi museum perjuangan rakyat Banjar, museum Wasaka.

Hal ini diakui oleh aparat keamanan dan wartawan yang turut serta dalam perjalanan Presiden PKS, Anis Matta saat berada di Banjarmasin. “Partai lain belum ada yang kampanye mengunjungi museum, melakukan susur sungai seperti ini. Apalagi sambil mengingat dan mempelajari sejarah perjuangan rakyat Banjar,” ujar salah satu wartawan lokal.

Sebelum menuju GOR Hasanudin Banjarmasin, Anis Matta bersama rombongan pengurus DPP PKS dan kader PKS Kalsel menyempatkan waktu secara khusus melakukan safari budaya singkat. Semboyan “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing” milik urang Banjar, kata Anis Matta, menginspirasi dan menambah semangat PKS untuk terus bekerja untuk masyarakat.

“Haram Manyarah Waja sampai kaputing, merupakan pembangkit semangat bagi kita di PKS untuk lebih maksimal bekerja untuk masyarakat,” tuturnya.

Anis mengatakan, dirinya bersyukur karena apresiasi masyarakat cukup baik, apalagi Anis juga menyempatkan diri berinteraksi dan berdialog.

“Setelah tadi melakukan susur sungai Martapura, melihat kehidupan masyarakat di kota seribu sungai, serta belajar sejarah perjuangan rakyat Banjar di museum Wasaka sungguh luar biasa, banyak inspirasi yang didapat,” ujar salah satu capres RI dari PKS itu.

Sementara itu, Habib Nabiel Al Musawa, anggota DPR RI fraksi PKS yang turut mendampingi Anis Matta juga mengatakan, bahwa PKS ingin memberikan kampanye yang mengedukasi, tak sekedar hiburan dan orasi saja.

“Kami ingin memberikan warna kampanye yang lebih berkualitas dan mengedukasi. Makanya kita adakan safari mini, untuk mengangkat budaya dan sejarah daerah di Kalimantan Selatan,” tandasnya. (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Sejuki

    Salutttttt…… Bener-bener mengesankan. Gak kayak parpol lainnya. Hmmm……

    Yg ane makin salut lagi adalah, setiap usai acara, sampah-sampah pada hilang kemana ya? Raib begitu saja. Coba kalo parpol lain yg acara, wah dijamin deh setelahnya, tumpukan sampah dimana-mana.

    PKS memang is the best, dan ini gak ngada-ngada, karena memang buktinya jelas.

Lihat Juga

PKS Menghimbau Agar Peserta Aksi Menjaga Kebersihan dan Keindahan Taman Kota. (porosjakarta.com)

Pesan PKS kepada Peserta Aksi: Jaga Kebersihan dan Keindahan Taman Kota

Organization