Home / Berita / Internasional / Afrika / Aksi Mogok Makan Protes Penyiksaan di Penjara Alexandria

Aksi Mogok Makan Protes Penyiksaan di Penjara Alexandria

Tindakan brutal aparat kepolisian Mesir dalam menghadapi pengunjuk rasa (shorouknews)
Tindakan brutal aparat kepolisian Mesir dalam menghadapi pengunjuk rasa (shorouknews)

dakwatuna.com – Mesir. Sekitar dua ratusan warga Mesir yang ditahan di Penjara Al-Hadrah, Alexandria, karena menentang kudeta militer terhadap Presiden Mursi melakukan aksi mogok makan untuk memprotes apa yang mereka sebut ‘pesta penyiksaan’ (haflah al-ta’zib) terhadap puluhan rekan mereka sesama tahanan di penjara.

Di antara kekerasan fisik yang diterima mereka adalah pukulan dengan tongkat besi, disetrum dengan alat kejut listrik di berbagai bagian tubuhnya, serta ditahan di ruang isolasi.

Sipir penjara membiarkan aparat kepolisian untuk masuk ke dalam penjara tempat para tahanan dan kemudian melakukan aksi penyiksaan terhadap para tahanan.

Aksi kekerasan fisik aparat keamanan dan sipir penjara tersebut telah menyebabkan para tahanan menderita luka serius dan tekanan psikologis tetapi tidak mendapatkan perawatan dari kalangan medis.

Para tahanan politik tersebut menyerukan berbagai lembaga dan aktivis HAM, baik Mesir maupun internasional, untuk membantu menghentikan aksi tidak manusiawi aparat kepolisian Mesir, serta mengupayakan pertolongan medis yang sepatutnya untuk para korban. (aljazeera/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Mantan Presiden Polandia dan Mantan Presiden AS (bbc.co.uk)

Mantan Presiden Polandia Akui Adanya Penjara Rahasia CIA di Polandia