Home / Berita / Nasional / Dai Offshore, Dakwah Di Pengeboran Minyak Lepas Pantai

Dai Offshore, Dakwah Di Pengeboran Minyak Lepas Pantai

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Pengeboran Minyak Lepas Pantai - tempo.co.id
Pengeboran Minyak Lepas Pantai – tempo.co.id

dakwatuna.com Jakarta.  Tingkat kejenuhan dan kebosanan yang tinggi selama dua pekan di lokasi  pengeboran minyak 12 jam sehari tanpa henti melahirkan pribadi-pribadi yang kering, keras. Bahkan tidak jarang memunculkan sifat-sifat negatif yang ada pada setiap manusia.

Kenyataan ini. mendorong Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU dan PT. CNOOC, khususnya Badan Dakwah Islam (BDI) nya, menjalin kerjasama (co creation) untuk membantu mengembalikan fitrah suci manusia kepada kebaikan dan ketaatan kepada Sang Maha Pencipta, Allah SWT.

Melalui  program DAI OFFSHORE, mereka mengirimkan dai menjalankan misi tentang penyadaran, perubahan, pencerahan, dan peningkatan iman untuk pekerja muslim PT. CNOOC, mengingatkan kembali tentang hakikat ibadah dalam bekerja.

PKPU bertindak sebagai pengirim dai sedangkan BDI PT. CNOOC sebagai mitra dalam menyediakan dana, tempat, dan para jamaahnya. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2003.

Periode 1 hingga  30 Maret 2014, PKPU mengirimkan tiga orang dai ke lepas pantai Sumatera dan Jawa, yaitu di laut pertengahan antara Bangka dan Belitung, daerah Lampung, dan kepulauan Seribu.

Tim PKPU yang berangkat kali ini terdiri dari ustadz Sholeh Hamzah, ustadz DR. Hasan Zaini, ustadz Rosihan Anwar, Lc; didampingi oleh koordinator program dari PKPU, ustadz Bramadji Abdurrahman.

Sekitar 40 – 50 jamaah karyawan PT CNOOC di setiap titik tersebut menikmati hidangan siraman rohani sebanyak 3 kali dalam sehari, yaitu ba’da Subuh (kuliah Subuh), ba’da Dhuhur, dan ba’da Isya’. Hal ini berlangsung selama satu bulan setiap satu periode pengiriman dai, disesuaikan dengan jadwal kerja karyawan PT CNOOC.

Kerjasama Program Dai Offshore ini akan terus berlanjut selama 4 tahun ke depan dari tahun 2014 – 2018. Total dai yang akan dikirimkan untuk dakwah di lepas pantai ini sebanyak 10 ustadz. Mereka akan bertugas selama sebulan penuh setiap periode pengiriman dengan jadwal ceramah bergantian. (kis/pkpu/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 9,29 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Sukismo

Lihat Juga

Prosmiling (Program Kesehatan Masyarakat Keliling) di Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan, Kampung Sindang Asih, Bogor, Ahad (13/11/2016). (Dita/Putri/PKPU)

HAI UEA – PKPU Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Sindang Asih Bogor