Home / Berita / Internasional / Afrika / Beredar Foto Hoax Seputar Jenazah Hasil Eksekusi Hukuman Gantung di Mesir

Beredar Foto Hoax Seputar Jenazah Hasil Eksekusi Hukuman Gantung di Mesir

Foto yang diklaim menggambarkan jenazah orang-orang yang telah dieksekusi hukuman mati di Mesir. Foto ini sebenarnya adalah foto ratusan anak dan orang dewasa yang gugur, akibat serangan gas beracun oleh pemerintahan diktator Assad di Suriah. Foto yang aslinya merupakan bidikan wartawan Reuters tersebut sudah beredar sejak sekitar 21 Agustus 2013. (dakwatuna/hdn)
Foto yang diklaim menggambarkan jenazah orang-orang yang telah dieksekusi hukuman mati di Mesir. Foto ini sebenarnya adalah foto ratusan anak dan orang dewasa yang gugur, akibat serangan gas beracun oleh pemerintahan diktator Assad di Suriah. Foto yang aslinya merupakan bidikan wartawan Reuters tersebut sudah beredar sejak sekitar 21 Agustus 2013. (dakwatuna/hdn)

dakwatuna.comPemerintahana Kudeta di Mesir menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap 529 orang warga Mesir yang menolak kudeta, Senin (24/3/2014). 529 orang tersebut sebagian besar adalah anggota Ikhwanul Muslimin.

Kecaman masyarakat internasional termasuk dari Indonesia terus bermunculan menyusul keputusan hukuman mati itu.

Terkait dengan hukuman mati tersebut, belakangan beredar foto yang menggambarkan jenazah yang berjejeran dengan tulisan sedemikian rupa, seolah-olah menggambarkan bahwa jenazah tersebut adalah mereka yang telah eksekusi hukuman mati. Dalam foto tersebut dilengkapi dengan tulisan berbahasa Indonesia, “Ikhwanul muslimin yang dihukum gantung sampai mati pada hari ini, mereka syahid, Allahhuakbar! Syurga untuk mereka. AL-FATIHAH….”. Foto tersebut beredar di media sosial Twitter dan Facebook hari Kamis ini (27/3/2014).

Foto itu juga dilengkapi dengan tulisan “12493 Likes”, “1016 Comments”, serta icon jempol dan comment, seolah-olah foto tersebut dicapture dari sebuah halaman Facebook.

Berdasarkan penelusuran redaksi dakwatuna.com, foto tersebut sebenarnya adalah foto ratusan anak dan orang dewasa yang gugur, akibat serangan gas beracun oleh pemerintahan diktator Assad di Suriah. Foto yang aslinya merupakan bidikan wartawan Reuters tersebut sudah beredar sejak sekitar 21 Agustus 2013. Foto asli dapat dilihat di bawah ini. (dakwatuna/hdn)

Ratusan anak-anak dan orang dewasa yang tewas akibat serangan gas beracun oleh pemerintahan diktator Assad di Suriah, 21 Agustus 2013. (Reuters)
Ratusan anak-anak dan orang dewasa yang tewas akibat serangan gas beracun oleh pemerintahan diktator Assad di Suriah, 21 Agustus 2013. (Reuters)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Islammemo.cc)

Erdogan Kembali Kecam As-Sisi, Hubungan Mesir-Turki Kian Menegang

Organization