Home / Berita / Nasional / Pepeng Kembali Masuk Rumah Sakit Karena Serangan Jantung

Pepeng Kembali Masuk Rumah Sakit Karena Serangan Jantung

Ferrasta Soebardi alias Pepeng, ketika masuk rumah sakit pada Agustus 2013 - Foto: okezone.com
Ferrasta Soebardi alias Pepeng, ketika masuk rumah sakit pada Agustus 2013 – Foto: okezone.com

dakwatuna.com – Jakarta.  Komedian Pepeng dikabarkan kembali dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya yang menurun. Menurut anak kedua Pepeng, Gemirio Muhammad, ayahnya mengalami gejala seperti Agustus lalu yaitu serangan jantung dan infeksi paru-paru.

Pepeng pun segera dilarikan ke Unit Gawat Darurat, pada Jumat lalu agar bisa ditangani lebih lanjut.

“Kurang lebih sama seperti Agustus lalu. Kena serangan jantung dan infeksi paru-. Jumat dibawa ke UGD, di deteksi ada masalah jantung. Tapi bapak nggak mau dirawat di rumah sakit, maunya di rumah,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa 25 Maret 2014.

Gemirio melanjutkan, pihak dokter masih terus memantau perkembangan komedian bernama asli Ferrasta Soebardi itu. Namun sampai hari Senin, Pepeng mengeluh tidak bisa tidur dan harus di infus.

“Dipantau sampai Senin, puncaknya malam tadi bapak nggak bisa tidur. Di infus juga nggak bisa lewat tangan, tapi kaki. Lalu masuk UGD, terus ke HCU kira-kira jam 11.30 wib. Alhamdulillah setelah masuk RS sudah lebih tenang, sudah bisa tidur,” ujarnya.

Pepeng diketahui terkena penyakit langka yang dikenal dengan multiple sclerosis. Penyakit yang menggerogotinya sejak enam tahun lebih itu membuat presenter ‘Jari-Jari’ itu harus terbaring di tempat tidurnya.

Lelaki 58 tahun itu memang lebih memilih untuk dirawat di rumahnya daripada di rumah sakit. Menurut putra keduanya, Pepeng merasa lebih nyaman berada di rumah daripada di rumah sakit.

“Bapak lebih dirawat di rumah karena nyaman, kalau di rumah sakit kan psikologisnya mungkin stres. Bisa beraktivitas kalau di rumah. Nggak mau membuat pikiran ke keluarga,” ujarnya.

Kini, keluarga masih terus memantau perkembangan kondisi Pepeng selama 24 jam ke depan. “Belum banyak perubahan, masih dipantau 24 jam. Cuma bisa tidur sekarang. Kondisi masih begitu saja. Nggak ada pantangan, cuma dokter bilang suruh minum obat saja,” lanjut Gemirio. (viva/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Rhandy, Penemu Alat Pendeteksi Dini Penyakit Jantung