Home / Berita / Opini / Haters Kesemsem PKS

Haters Kesemsem PKS

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.comBismillah…

“Katakanlah: “Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui.”” (Az-Zumar: 39)

Semakin hari haters semakin kesemsem dengan Partai Keadilan Sejahtera yang mengusung tagline Apapun yang Terjadi kami tetap melayani atau Cinta, Kerja dan Harmoni. Bagaimana tidak kesemsem selalu memberi respon, comment dan perhatian lebih dengan PKS padahal simpatisan atau kader Cuma menulis tentang kelebihan PKS dari berbagai sisi, mengpost picture, dan menguraikan ayat-ayat motivasi yang dikutip dari Al-Quran. Tapi haters yang kepanikan hingga tidak tahu lagi respon apa yang harus dilontarkan agar kader atau simpatisan PKS loyo untuk bekerja atas pondasi cinta.

Kesemsem Haters sangat berlebihan ibarat pelangi yang selalu mewarnai semangat kader PKS untuk terus bekerja dengan cinta yang membawa awan keharmonisan antara pikiran dan jiwa. Kesemsem haters terlalu narsis untuk mengobok-obok semangat langkah-langkah kami menelusuri pelosok negeri ini. Mungkin tanpa Haters kader PKS akan terlena dengan pujian, tidak mengetahui bagian-bagian mana saja yang harus diperbaiki menuju kemenangan di bulan April nanti, Allahu Akbar. Bagi kader PKS haters adalah konsultan gratis yang begitu teliti mengamati kami bekerja, begitu detail mencintai kami dari hal terkecil hingga luar biasa padahal diri mereka sendiri tidak sempat diperhatikan kesalahannya gara-gara terlalu kesemsem dengan PKS. Meskipun yang diluapkan adalah sindiran tapi kami yakin itu awal hidayah bagi mereka untuk menjadi orang yang bijak menilai ke depan dengan penuh kesantunan. Sesungguhnya kesantunan menunjukkan kecerdasan, keintelektualan dan keshalihan seseorang.

Bagi kader PKS tetap calm dan tersenyum dengan statement Haters. Tidak perlu dibalas dengan ucapan yang tidak beretika sebab kita adalah orang yang cerdas intelektual dan paham bagaimana bermuamalah dengan cinta, Insya Allah. Ada baik pergunakan waktu untuk beramal ibadah seperti Rasullah SAW, pergunakan waktu untuk menjadi pribadi berkualitas secara akal maupun amal. Ada baiknya kita mendoakan semoga Allah membuka hati mereka semakin menjadi jiwa yang bersih dalam melihat keniscayaan mana partai yang banyak membawa kebaikan, mana partai tertinggi terkorupsi, mana partai yang selalu mengeksploitasi wanita ketika kampanye dan semakin kuat dalam berjuang hingga dimensi waktu yang berbeda.

Pada akhirnya Haters harus jujur dengan perasaan kalian bahwa sesungguhnya kalian cintakan dengan ukhuwah yang kami bangun, kalian kagum dengan kesolidan kami, kalian terpana dengan sikap kami meskipun dicemooh tapi tetap melebar senyum pada haters dan membantu. Kalian itu sebenarnya mengakui bahwa kami banyak membawa kebaikan dalam bagi masyarakat hanya saja kalian terlalu gengsi dengan sikap yang sudah terlanjur menghujat. Padahal jauh dalam lubuk hati kalian terdalam menginginkan adik perempuan maupun adik laki-laki ikut barisan menuju ketaatan pada-Nya dari pada kalian melihat keluarga kalian jauh dari aturan Tuhan.  Mungkin kalian juga pernah terbesit dalam naluri menginginkan istri shalihah dan suami shalih seperti kader PKS, sudah jujur saja!!! Kalau tidak mau jujur nanti Allah pertemukan jodoh orang tidak berkualitas secara iman maupun intelektual.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 9,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Sholiat Alhanin
Alumni Unpad dan UGM. Berprofesi sebagai Dosen, Penulis Lepas dan Penyiar

Lihat Juga

Sandiaga Uni - Mardani Ali Sera.  (PKSFoto/Julianto)

Mardani: Selain Anies, Ada Nama Lain yang Disiapkan