Home / Berita / Internasional / Asia / Demonstrasi Menentang Kudeta Militer Berlanjut di Mesir

Demonstrasi Menentang Kudeta Militer Berlanjut di Mesir

Aparat keamanan dengan represif membubarkan demonstrasi di Universitas Cairo (aljazeera)
Aparat keamanan dengan represif membubarkan demonstrasi di Universitas Cairo (aljazeera)

dakwatuna.com – Mesir. Aksi demonstrasi menentang kudeta terus berlanjut di Mesir setelah kegiatan belajar di berbagai perguruan tinggi diaktifkan kembali.

Aksi-aksi unjuk rasa mewarnai aktifitas sejumlah kampus di Mesir pada hari Kamis,20 Maret 2013, setelah Koalisi Nasiona Pendukung Legalitas Presiden Mursi menyerukan rakyat Mesir untuk turun ke jalan menggulingkan pemerintahan kudeta.

Aksi-aksi unjuk rasa tersebut diantisipasi dengan keras oleh pemerintah kudeta yang tidak menghendakinya mewabahi seluruh rakyat Mesir dan mengancam kekuasaannya.

Puluhan mahasiswa dikabarkan terluka di Universitas Alexandria setelah aparat keamanan berupaya membubarkan paksa aksi unjuk rasa di kampus terbesar di Provinsi Alexandria tersebut.

Sementara, mahasiswa Universitas Fayoum dikabarkan telah memobilisasi aksi unjuk rasa di perguruan tinggi tersebut yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Anti Kudeta dan PemudaUltras.

Para pengunjuk rasa mengutuk aksi kudeta militer dan intervensi aparat keamanan dalam kegiatan kampus serta menuntut pengembalian kedaulatan rakyat sipil sesuai prinsip-prinsip demokrasi.

Selain di Alexandria dan Fayoum, aksi-aksi serupa juga berlangsung di berbagai perguruan tinggi lainnya di Mesir, seperti Universitas Cairo, Universitas Al-Azhar, dan Sekolah Menengah Al-Azhar di Provinsi Mansourah. (aljazeera/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 5,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.
  • Lukman Sulistyo

    mari bersama berjuang di negeri masing-masing kawan. semoga Allah membantu.

  • kadri burhan

    Rakyat mesir sangat merindukan pemimpin yg memimpin dengan mengayomi seluruh rakyat mesir. Bukan hanya berpihak pd asing spt pemerintahan kudeta sekarang. Makanya sampai kapanpun selagi masih melanjutkan agenda pemerintahan lama (mubarak) yg lebih 30 th memerintah secara Otoriter, rakyat akan berontak. Semutpun jika tersakiti pasti ia akan menggigit.
    Solusinya adalah kembalikan presiden yg legitimate yg terpilih secara sah lewat pemilu paling demokrasi, yaitu presiden Muhammad Mursy presiden sah mesir yg dikudeta. Semua negara yg mengaku berpihak pd HAM dan demokrasi wajib membantu rakyat mesir yg ditindas sama militer dg semena2 dan sdh banyak korban berjatuhan akibat peluru tajam militer.

Lihat Juga

Jelang Tanggal 11/11, Isu Demonstrasi Anti As-Sisi Menyeruak Di Mesir