Home / Berita / Internasional / Asia / Di Libanon, Ahlu Sunnah Terancam

Di Libanon, Ahlu Sunnah Terancam

Peta Libanon sesuai dengan agama dan etnik yang ada (herro.com)
Peta Libanon sesuai dengan agama dan etnik yang ada (herro.com)

dakwatuna.com – Beirut. Kalangan Ahlu Sunnah Libanon merasa terancam dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang terkesan sangat kuat membela etnis tertentu, dan merugikan etnis yang lain.

Dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri juga oleh mufti Jabal Libanon, para ulama menyatakan, “Kami, Ahlu Sunnah di Libanon merasa terancam dan menjadi target oleh beberapa pejabat negara. Pemerintah memandang kami sebagai musuh. Saat ini di Libanon terdapat banyak masalah besar, di antaranya tidak adanya keadilan, tidak adanya loyalitas kepada negara, masing-masing etnis loyal dengan kelompoknya atau pihak-pihak asing.”

Menurut para ulama, peradilan Libanon saat ini telah kehilangan kredibilitas. Peradilan tidak menegakkan hukum. Kalau pun menegakkan, hukum hanya diterapkan kepada beberapa kelompok saja. Kebanyakan hakim telah berubah sektarian dan politis. “Hukum tidak diterapkan sama kepada seluruh rakyat. Hukum diterapkan tergantung dengan loyalitas hakim kepada partai atau etnik tertentu.”

Para ulama Ahlu Sunnah juga menyebutkan bahwa militer memandang mereka dengan penuh kecurigaan. Namun pandangan itu dilakukan hanya kepada Ahlu Sunnah. Banyak anak muda Ahlu Sunnah, terutama yang bergerak dalam aktivitas sosial kemanusiaan, ditangkapi dengan tuduhan tindakan kekerasan. Mereka yang tidak berdosa ditangkapi, sedangkan penjahat dan teroris yang sebenarnya dibiarkan bebas dan melakukan aksi-aksi mereka. Para aktivis Ahlu Sunnah diproses dalam pengadilan militer, padahal mereka adalah warga sipil yang seharusnya diproses dalam pengadilan sipil. (msa/dakwatuna/almoslim)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Bekas ledakan bom di Beirut kemarin. (alhayatp.net)

ISIS Akui Pelaku Ledakan Bom Beirut