Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Mereka Adalah Penerus Kami

Mereka Adalah Penerus Kami

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin saat menyampaikan orasinya ketika kampanye terbuka PKS di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Ahad (16/3/2014). (Foto: pksnongsa.org)
Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin saat menyampaikan orasinya ketika kampanye terbuka PKS di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Ahad (16/3/2014). (Foto: pksnongsa.org)

dakwatuna.comApapun yang terjadi atau hasil yang didapat dari pemilu nanti, menang atau kalah, sungguh tidak akan menjadi masalah bagiku. Sekalipun jika suatu saat nanti takdir berkehendak PKS ini harus bubar (dibubarkan). Bagiku PKS akan tetap menjadi partai yang fenomenal sepanjang masa. Sepanjang sejarah perpolitikan di Indonesia. PKS akan tetap kucinta, tetap menjadi partai tersayang dan selalu lekat di hati.

Akan kuceritakan kepada anak-cucuku nanti, bahwa kami (aku dan suamiku) pernah menjadi salah satu bagian dari partai dakwah ini. Partai yang sarat dengan nilai kebaikan, makna dan perjuangan. Partai yang di dalamnya berkumpul orang-orang shalih yang selalu menyebut asma Allah. Partai yang meskipun dihantam badai hebat, namun masih bisa tetap mampu berdiri tegak memandang langit.

Aku  ingin agar mereka tahu, mengerti, paham dan selanjutnya bangga menjadi anak keturunan kami. Bangga terhadap partai ini, sebagaimana bangganya mereka menjadi pengikut Rasulullah SAW yang berjuang untuk kemuliaan Islam. Sekarang inipun sedikit-banyak mereka sudah mulai mengerti  apa yang kami lakukan dengan teman-teman di dalam partai ini. Mereka sudah mulai merasa akrab dengan segala macam bentuk kegiatan dan aktivitas dakwah yang kami lakukan bersama partai ini. Mereka sudah tidak asing lagi dengan nama PKS (Partai Keadilan Sejahtera).

Dan mereka pula yang menjadi penyemangat  kami untuk terus berada di sini. Karena merekalah kami dan para kader PKS lainnya rela mengabdikan diri di sini. Semua itu kami lakukan tak lain dan tak bukan adalah demi menjaga keimanan mereka. Yaitu agar mereka bisa mendapatkan lingkungan (bi’ah) yang baik. Lingkungan yang akan menjadi tempat mereka  bertumbuh-kembang. Lingkungan yang akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada mereka. Sehingga mereka mampu  menghadapi berbagai macam  cobaan dan ujian dalam kehidupan.  Mampu  bertahan dalam berbagai situasi dan kondisi, baik susah maupun senang.

Mereka adalah penerus kami. Merekalah yang nantinya akan mengambil tongkat estafet dari perjuangan ini, untuk selanjutnya diserahkan kepada generasi berikutnya… berikutnya… dan berikutnya. Betapa kami ingin menyaksikan dan merasakan “buah manis” dari apa yang sudah kami perjuangkan selama ini. Walaupun kami sendiri tak tahu, apakah kami juga bisa menyaksikan semua kemenangan ini. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh “ayah” kami, Ustadz Hilmi Aminuddin dalam orasi (taujih)nya pada saat Kampanye Akbar PKS di stadion utama Gelora Bung Karno kemarin. Bahwa belum tentu kami bisa menyaksikannya kembali…

Sungguh, mereka adalah jiwa-jiwa kami. Jiwa-jiwa yang kami harapkan selalu diterangi dengan cahaya Islam, baik di saat kami ada maupun tiada…Semoga Allah SWT berkenan mengabulkan doa kami… Wallahu a’lam…

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 9,43 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Ria Dahlia
Ibu rumah tangga dengan 5 orang anak.Terus berkarya, baik dalam diam maupun bergerak, tak ada kata berhenti sampai Allah yang menghentikannya, tetap tegar walau badai menghadang.

Lihat Juga

Tank militer Turki bebaskan wilayah utara Suriah yang dikuasai ISIS. (fernas.net)

Perkuat Tentaranya di Perbatasan, Turki Permudah FSA Bersihkan Utara Suriah dari ISIS