Home / Berita / Nasional / Siswa-Siswi SLB Harapan Ibu Ikuti Pembinaan Character Building

Siswa-Siswi SLB Harapan Ibu Ikuti Pembinaan Character Building

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Siswa siswi SLB Harapan Ibu mengikuti pembinaan character building yang diadakan oleh Divisi Community Education Network (CEN) PKPU, pada rabu (12/3/2014) - Foto: PKPU
Siswa siswi SLB Harapan Ibu mengikuti pembinaan character building yang diadakan oleh Divisi Community Education Network (CEN) PKPU, pada rabu (12/3/2014) – Foto: PKPU

dakwatuna.com Jakarta. Ada yang berbeda dalam rutinitas SLB Harapan Ibu. Siswa-siswi penyandang difabel tunarungu dan tunagrahita aktif mengikuti kegiatan pembinaan character building yang diadakan oleh Divisi Community Education Network (CEN) PKPU, pada rabu (12/3/2014). Acara di selenggarakan di Jl. Kemayoran Gempol No 20 RT 06/06 Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pembinaan ini bertujuan melatih kerjasama (teamwork), meningkatkan kepercayaan diri anak, mengasah jiwa kepemimpinan, dan agar anak-anak merasa lebih bebas untuk berekspresi.

Kegiatan bersama berupa Training Outbound yang terdiri dari empat macam permainan. Training Outbound ini bertujuan melatih kerjasama melalui permainan-permainan yang dilakukan secara berkelompok. Setiap kelompok memiliki kesamaan warna sedotan yaitu pink, kuning, dan hijau.

Pertama, permainan Radiasi yaitu membawa bola dari S-F dengan menggunakan pipa yang sudah dimodifikasi (pipa dilubangi kecil secara acak yang dijadikan sebagai pengikat tali). Peserta membawa bola dengan tangan memegang tali. Jika bola jatuh, diulangi lagi di S.

Kedua, permainan Bamboo Line yaitu meluncurkan bola di potongan bambu yang sudah dimodif secara estafet. Masing-masing anak memegang bambu sepanjang 50 cm. Selanjutnya, bola dialirkan dari satu bambu ke bambu yang lainnya.

Ketiga, permainan Transfer Karet yaitu mentransfer karet menggunakan sedotan dengan posisi sedotan di mulut. Setiap anak memasang sedotan ke mulutnya dan memindahkan karet gelang dari satu sedotan ke sedotan lainnya.

Setiap kelompok melakukan tiga permainan pertama secara bergiliran. Permainan terakhir, seluruh siswa dibagi menjadi tiga kelompok dan setiap kelompok menggambar kepala, badan, dan kaki. Di akhir permainan, semua gambar tersebut kemudian disatukan menjadi satu kesatuan kepala, badan, dan kaki.

Selain kerjasama tim, permainan ini juga meningkatkan kepercayaan diri pada anak. Jiwa kepemimpinan diasah dengan setiap kelompok menunjuk salah seorang sebagai ketua. “Siapa ketua kelompoknya? Maju ke depan,” kata  Jamali, S.Psi saat permainan transfer karet gelang.

Anak-anak akan merasa lebih bebas berekspresi sesuai dengan kesukaan atau ketidaksukaan mereka. Hal ini tampak dalam setiap proses permainan. Beberapa anak tertawa lepas dan bebas mengekspresikan diri mereka secara natural.

Anak-anak tampak serius mengikuti instruksi dari trainer. Salah seorang anak ada yang menolak mengikuti salah satu permainan karena lebih menyukai permainan sebelumnya. Permainan ini sengaja dilakukan karena memang permainan bertujuan agar anak-anak bebas mengekspresikan diri.

Di akhir permainan, mereka mengungkapkan bahwa mereka senang dengan adanya training outbound ini. Bahkan, salah seorang trainer mengungkapkan keinginannya untuk bisa belajar bahasa isyarat setelah mengisi materi outbond ini.  “Saya jadi pengen bisa bahasa isyarat,” kata  Hera, salah satu trainer Lembaga Circle Outbound.

Pembinaan Character Building ini terselenggara berkat kerjasama Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU, PT TIKI Nugraha Eka Kurir, dan Lembaga Circle Outbound. Sepanjang tahun 2013-2014, sudah empat kali siswa-siswi SLB Harapan Ibu merasakan manfaat dari pembinaan Character Building ini. Selain itu, sebanyak 42 siswa yatim dan dhuafa menerima Beasiswa Peduli Generasi.

Kepala SLB Harapan Ibu mengharapkan kerjasama ini dapat terus berlanjut. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan,” kata Adhitono, Guru SLB Harapan Ibu. (siti nur/kis/pkpu/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Sukismo

Lihat Juga

HAI UEA – PKPU Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Sindang Asih Bogor