Home / Berita / Internasional / Asia / Militan China Klaim Bertanggung jawab Atas Hilangnya MH370

Militan China Klaim Bertanggung jawab Atas Hilangnya MH370

Misteri hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 belum terungkap - Foto: metrotvnews.com
Misteri hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 belum terungkap – Foto: metrotvnews.com

dakwatuna.com – Beijing.  Sebuah kelompok militan di China yang menyebut dirinya sebagai Brigade Martir, mengklaim bertanggung jawab atas hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Namun pejabat Malaysia skeptis atas klaim tersebut.

Dalam sebuah surat yang dikirim ke media di China, kelompok itu menuliskan, “Kalian membunuh salah satu klan kami. Kami akan membunuh 100 dari kalian sebagai balasan”.

Tetapi pesan itu tidak menyertakan detail apa yang menyebabkan pesawat tersebut menghilang. Kelompok menyebutkan dua motif dari tindakan mereka.

Pertama, mereka ingin membalas tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Malaysia atas tindakan yang melanggar hukum. Namun tidak dijelaskan apa tindakan tersebut.

Motif kedua adalah, mereka ingin membalas Pemerintah China atas apa yang dialami oleh Etnis Uighur. Selama beberapa waktu terakhir, etnis minoritas di wilayah Xinjiang tersebut dianggap sebagai otak dari beberapa tindakan berbau teror di China.

Namun pihak Brigade Martir menolak menyebut diri mereka sebagai kelompok teroris. Mereka mengatakan, yang melakukan serangan terhadap Malaysia Airlines itu adalah pejuang kebebasan.

Tetapi di saat bersamaan, mereka menyesali tindakan yang telah menewaskan 239 jiwa di pesawat berjenis Boeing 777-200ER tersebut. Mereka turut menegaskan bahwa warga China menjadi sasaran utama.

“Kami harapkan 100 persen yang berada di pesawat itu adalah warga China. Keluarga dari korban seharusnya meminta kompensasi dari Pemerintah China dan Malaysia,” ujar pernyataan tersebut, seperti dikutip Want China Times, Selasa (11/3/2014).

Kelompok ini memberikan peringatan akan melakukan serangan serupa bila Pemerintah China tidak menghentikan tindakan yang menekan etnis minoritas. (okezone/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 8,14 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Jika Benar Puing di Reunion adalah MH370, Mengapa Bisa Terdampar Sangat Jauh?