Home / Berita / Internasional / Asia / Tiket Dua Penumpang Malaysia Airlines Dibeli Atas Nama Warga Iran

Tiket Dua Penumpang Malaysia Airlines Dibeli Atas Nama Warga Iran

Counter Tiket Malaysia Airlines - Foto: bbc.co.uk
Counter Tiket Malaysia Airlines – Foto: bbc.co.uk

dakwatuna.com – Kuala Lumpur.  Pengaturan perjalanan untuk dua penumpang dengan menggunakan identitas palsu dalam penerbangan MAS dilakukan di Pattaya dan dibayar lunas.

Dilansir dari The Star, agen perjalanan Thailand yang memesan tiket tersebut mengatakan dia telah diminta untuk mengurus perjalanan atas nama warga Iran.

Benjaporn Krutnait, pemilik agen perjalanan Grand Horizon di Pattaya, mengatakan warga Iran itu dikenal sebagai Mr Ali. Menurutnya, Mr Ali memintanya untuk membeli tiket murah ke Eropa untuk dua orang pada 1 Maret lalu.

Awalnya, Benjaporn memesan tiket untuk satu orang dengan penerbangan Qatar Airways dan satunya lagi dengan penerbangan Etihad. Tetapi tiket tersebut telah kadaluwarsa karena tidak ada konfirmasi lagi dari Ali.

Lalu, ketika ia mengontaknya kembali, Ali memesan tiket pesawat Malaysia Airlines dengan rute Beijing karena penerbangan tersebut yang paling murah. Teman Ali yang membayarkan tiket kepada Benjaporn menambahkan, tidak ada bukti Ali tahu bahwa dua orang tersebut melakukan perjalanan menggunakan paspor yang dicuri.

Benjaporn pun mengaku tak percaya jika Ali dikaitkan dengan terorisme. Lantaran menurutnya ia tidak memesan tiket secara khusus dengan penerbangan Kuala Lumpur-Beijing, tapi dia meminta rute penerbangan termurah ke Eropa.

Benjaporn mengaku ikut mengomentari masalah ini karena ia prihatin atas munculnya spekulasi aksi terorisme dan ingin publik mengetahui fakta yang sebenarnya.

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 3,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Sejuki

    Terorisme kok selalu dijadikan kambing hitam. Kehabisan alasan ya??? Sungguh naif….!!!

Lihat Juga

Pangeran Turky Al-Faishal (aljazeera.net)

Hamas Bantah Pernyataan Al-Amir Turky Al-Faishal