Home / Berita / Internasional / Afrika / Ketua Liga Arab Tolak Akui Israel Negara Yahudi

Ketua Liga Arab Tolak Akui Israel Negara Yahudi

Ketua Liga Arab, Nabil Elaraby - Foto: voaindonesia.com
Ketua Liga Arab, Nabil Elaraby – Foto: voaindonesia.com

dakwatuna.com – Kairo.   Ketua Liga Arab Nabil Elaraby mendesak negara-negara Arab untuk mengambil tindakan tegas terhadap permintaan Israel. Sebelumnya Israel meminta Palestina mengakuinya sebagai sebuah negara Yahudi.

Elaraby menolak permintaan tersebut. Berbicara Ahad (9/3) kemarin di pertemuan Menteri Luar Negeri Arab di Kairo, Elaraby menyebut konsesi itu sebagai penyimpangan dari kesepakatan kerja untuk pembicaraan damai.

Pekan lalu, pemimpin Palestina Mahmoud Abbas mengatakan tak akan mengakui Israel sebagai negara Yahudi. Ia juga mengatakan tak ada cara lain, wilayah Yerusalem Timur akan menjadi ibukota Palestina.

Elaraby menggambarkan permintaan Israel sebagai upaya menggagalkan perundingan. Hal itu juga menurutnya sebagai seruan evaluasi ulang dari negosiasi. Sementara Abbas dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Gedung Putih.

Pertemuan 17 Maret mendatang, merupakan bagian dari upaya AS untuk menekan kedua pihak menuju proses perdamaian. Putaran pembicaraan damai Palestina-Israel dimulai akhir Juli tahun lalu. Palestina selama ini menginginkan sebuah negara di Tepi Barat, Jalur Gaza dan Jerusalem Timur. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • BramSonata

    Logika saya sampai sekarang ini, Negara Israel itu tidak ada, yg saya pahami, Israel itu hanya kedok semata, justru yg benar adalah negara Inggris ke 2 dengan nama Israel. Lalu bagaimana Negara-negara Arab yg nota bene Islam sudi mengakui Israel — yg nyawanya sebenarnya adalah Inggris — sebagai sebuah negara?.
    Semua orang sudah tahu semua ini, hanya saat in, mereka Inggris dan sekutunya, ibarat : asu gedemenang kerahe. dan lagi kekuatan Muslimin sedang berada dibawah sementara ini.

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina