Home / Berita / Daerah / Ketika Jokowi Ditagih Janji

Ketika Jokowi Ditagih Janji

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo - Foto: suarajakarta.co
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo – Foto: suarajakarta.co

dakwatuna.com – Jakarta.  Sebuah video berisi janji Joko Widodo memimpin Jakarta hingga satu periode beredar di Youtube dan menyebar melalui pesan berantai Blackberry Messenger.

Tak jelas, siapa yang membuat dan menyebarkan video berdurasi 7 menit 29 detik itu. Isi video memuat pernyataan Jokowi saat kampanye dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Ia berkomitmen memperbaiki Jakarta dalam lima tahun.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Zaki Mubarak, menilai, komitmen Jokowi yang termuat dalam video tersebut merupakan ujian moral baginya, ketika saat ini digadang-gadang sebagai kandidat calon presiden.

“Memang tidak ada peraturan yang ditabrak (jika Jokowi nyapres). Tapi secara moral, dia tidak bertanggung jawab karena sudah berjanji menjalankan tugas selama lima tahun,” kata Zaki, saat dihubungi dari Jakarta, Senin (10/3/2014).

Ia menekankan, memenuhi janji merupakan bagian tak terpisahkan dari aspek integritas seorang pemimpin. Dengan kata lain, amanah atau tidaknya seorang pemimpin, kata dia, dapat diukur dari apakah dia bisa berpegang teguh dengan janjinya atau tidak.

“Yang sangat menggelikan justru seorang pemimpin takut dengan janjinya sendiri. Saat diingatkan dengan janjinya, dia seperti tidak senang,” ujarnya, saat menanggapi penolakan Jokowi menonton video tersebut.

Seperti diberitakan, video janji Jokowi memimpin Jakarta selama satu periode beredar di internet. Video itu dibuka dengan menampilkan foto Jokowi mengenakan kemeja kotak-kotak, baju yang selalu digunakan semasa Pilkada DKI Jakarta 2012. Lalu pada bagian kanan layar terdapat kalimat ‘Kami cinta Jokowi karena ia adalah orang yang dapat dipercaya. Pemimpin yang memegang teguh janjinya’.

Selanjutnya, video menampilkan suasana kampanye Jokowi di suatu tempat. Dalam momen inilah janji memimpin Jakarta selama lima tahun itu kemudian terdengar.

“Katanya saya tidak ingin menyelesaikan lima tahun. Diisukan gitu, untuk apa? Itu biar masyarakat ragu. Oleh sebab itu, dalam gerakan ini saya sampaikan, Jokowi dan Basuki komit untuk memperbaiki DKI dalam lima tahun,” ujar Jokowi yang lalu mendapat sambutan dari para pendukungnya.

Video itu kemudian menampilkan momen-momen lain seperti pelantikan Jokowi-Basuki, komentar Jokowi saat ditanya pencapresannya, hingga komentar masyarakat terhadap Jokowi. Video ditutup dengan sebuah kalimat, ‘Selamat bertugas, Bapak Jokowi. Kami pegang janji Anda untuk membenahi Jakarta dalam lima tahun’. (kompas/sbb/dakwatuna)

 

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • eagle7602

    Kalau Aher tidak perlu ditagih janjinya ya?

  • bambang

    Simak ya, Eagle7602 : “Katanya saya tidak ingin menyelesaikan lima tahun. Diisukan gitu, untuk apa? Itu biar masyarakat ragu. Oleh sebab itu, dalam gerakan ini saya sampaikan, Jokowi dan Basuki komit untuk memperbaiki DKI dalam lima tahun,” ujar Jokowi yang lalu mendapat sambutan dari para pendukungnya.

    Kalo aher sudah memberi yg terbaik utk jabar dgn seabrek prestasi utk jabar, jokowi-Ahok?ada sih prestasinya, banjir makin luas sama rekor penghargaan pengadaan bis paling cepet rusak dari muurik, saya kasian aja sama orang Jakarta, dikerjain mereka…

Lihat Juga

(Foto) Masyarakat Berbondong-Bodong Shalat Subuh Berjamaah Secara Nasional di Awal Tahun Baru Hijriah