Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Mentari Pasti Datang

Mentari Pasti Datang

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Sinar Mentari  (ilustrasi) - Foto: viva.co.id
Sinar Mentari (ilustrasi) – Foto: viva.co.id

dakwatuna.com

Mentari janji mau datang
Tapi mengapa hatiku belum juga hangat
Sinar mentari bukan terhalang oleh mendung
Cobalah tengok hatimu, apakah ia berkabut?
Cobalah bercermin, apakah hatimu sedang sakit?
Hati itu bersih
Hati itu suci

Titik noda hitam yang makin membesar telah menutupi hati
itulah yang membuat hatimu luka dan sakit
Apakah kau bisa merasakannya?
Puncak rasa sakit hati adalah
Menolak kebenaran
Yaa…menolak kebenaran

Mentari sudah bantu berikan sinarnya
Terangi tiap episode duka dan suka dalam kehidupan kita
Bahkan dalam keadaan kita lalai
Bahkan dalam keadaan kita menentang perintahNya
Mentari atas kehendak Allah tetap berikan sinar kasihNya
Jadi siapa yang tak menepati janji
Kau atau mentari?

Mentari sudah dan terus berikan sinarnya
Bilakah kau bisa rasakan kehangatannya?
Selimut noda hitam campakan saja dari tubuhmu
Ia adalah masa lalu yang mesti dilewati
Kenakan baju taubatmu
Untuk hari ini, esok dan sampai mati

Bagaimana kawan
Sudahkah kini hangat mentari hadir dijiwamu?
Perlahan dan pasti
Aku sudah merasakannya
Terima kasih mas,
Sampaikan salamku pada mentari

(TriJoyo/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 7,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Trijoyo Adi

Lihat Juga

Ilustrasi. (plus.google.com)

Surat dari Seseorang yang Salah Meletakkan Cinta pada Sebuah Hati