05:53 - Rabu, 30 Juli 2014

Meski Ditonton Masyarakat Dunia, Rusia Tetap Jajah Wilayah Ukraina

Rubrik: Eropa | Kontributor: Sofwan - 04/03/14 | 00:38 | 02 Jumada al-Ula 1435 H

Pasukan Rusia di Krimea (anadolu)

Pasukan Rusia di Krimea (anadolu)

dakwatuna.com – Kiev. Militer Rusia akhirnya menguasai secara penuh wilayah Republik Krimea, lima hari setelah digulingkannya presiden Ukraina pro-Rusia, Viktor Yanukovych. Aksi penjajahan itu, dipantau oleh masyarakat dunia dengan detail, langkah demi langkah.

Di antara titik yang telah dikuasai militer Rusia adalah gedung parlemen, gedung perdana menteri, gedung televisi pemerintah, bandar udara, pusat pemadam kebakaran, dan lainnya. Bahkan saat ini, bendera yang dikibarkan bukan lagi bendera Ukraina, melainkan bendera Rusia.

Saat ini, militer Rusia masih mengepung markas besar angkatan laut Ukraina dan kantor kepolisian. Sebuah barak militer yang berjarak 20 km dari ibukota juga masih dikepung oleh tentara Rusia.

Di waktu yang sama, militer Ukraina yang pro-Rusia menguasai jalan-jalan penghubung antara kota-kota besar di Krimea. Setiap jarak tertentu juga ada pos pemeriksaan.

Menurut pasukan penjaga perbatasan Ukraina, pasukan Rusia terus melakukan penguasaan terhadap fasilitas-fasilitas militer yang strategis di Krimea. Penguasaan ini kian besar saat ketua parlemen Krimea yang baru, Vladimir Guenstuntinov, menyatakan bahwa pasukan Ukraina tidak bekerja sama dengan pemerintahan Krimea yang baru. Terus saja membangkang dan melawan. (msa/dakwatuna/anadolu)

Redaktur: Sofwan

Topik:

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (1 orang menilai, rata-rata: 9,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • Sultan Raja Bungsu

    rusia akan menguasai krimea walau dgn apa cara seklaipun,

  • bani

    Rusia Masuk Ke Ukraina dikatakan Penjajah, Lah Yahudi Masuk Ke Palestina Di anggap balik kampung, tapi kok malah mendirikan negara sendiri..

Iklan negatif? Laporkan!
84 queries in 1,281 seconds.