Home / Berita / Nasional / Menkes: Halal Haram Urusan Agama, Obat-Obatan Tunda Dulu Deh

Menkes: Halal Haram Urusan Agama, Obat-Obatan Tunda Dulu Deh

Menteri Kesehatan  Nafsiah Mboi - Foto: menit.tv
Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi – Foto: menit.tv

dakwatuna.com – Jakarta.  Menteri Kesehatan  Nafsiah Mboi meminta agar Jaminan Produk Halal (JPH) khusus untuk obat-obatan ditunda terlebih dulu. Sebab, obat-obatan berhubungan dengan nyawa manusia, sedangkan persoalan halal atau tidak adalah ranah agama.

“Yang jadi masalah kalau halal dan tidak halal kan jelas dari agama. Oleh karena itu, dari kami, oke. Tapi kalau bisa obat dan vaksin jadi itu ditunda dulu deh. Kalau makanan kan jelas mengandung babi atau bukan babi, tapi kalau obat atau vaksin?” katanya.

Ia mengatakan Kementerian Kesehatan awalnya tidak dilibatkan untuk JPH tetapi kemudian ikut dilibatkan. Dari pandangannya, ada baiknya untuk obat-obatan dikecualikan terlebih dulu. Sebab, bisa jadi kandungan dalam obat terbilang tidak halal tetapi justru bisa menyelamatkan nyawa manusia.

Ia juga menambahkan, Kemenkes belum memiliki kesiapan dam infrastruktur yang memadai untuk membedah obat-obatan termasuk kategori halal atau tidak. Baginya, lebih mudah menentukan sehat atau tidak dibandingkan halal atau tidak.

“Kita belum ada kesiapan. Untuk mengetahui proses pembuatan obat itu halal atau tidak juga sangat sulit diketahui. Gak taulah saya bagaimana cara memeriksanya. Itu kan susah apalagi proses pembuatan obat itu kan pakai mesin-mesin,” katanya.  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 8,25 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Muhammad Rusman Haeba

    Bu Menkes, din Islam adalah agama paripurna. Semua sudah diatur. Itulah agama Islam, agama yang lengkap dan universal. Masalah halal haram di dunia medis sudah perlu diatur sebab Indonesia sudah lama merdeka. Masa harus mengenyam barang haram terus. Ini khusus untuk ummat Islam.

    • bio13

      Mengharapakn org keluar dr Islam utk masalah Islam? Gak mungkin bro

  • Sultan Raja Bungsu

    belum ada kesiapan, proses pembuatan obat atau vaksin menggunakan robot yg menciptakan robot kan manusia juga, ngak ada robot apa ngak bisa membuat obat2 an, hemmm, jika itu ucapan seorang menteri,yah jgn jadi menkes, berikan pada orang lain yg cerdas dan siap untuk menjadi menkes, aqidah dan sunnah perlu di pertahankan, biar mati dalam Islam jika aqidah dan sunnah ngak dpat dipertahankan, apa bisa dipastikan obat2 yg ibu menkes berikan ( yg haram ) bisa menyelamatkan pasien tsb, aqidah dan sunnah mencakupi untuk seluruh kehidupan baik sebelum dan kiamat nanti, sedangkan pada tumbuhan saja akan mati apabila diberikan baja yg haram dan tidak benar, nikan lagi manusia, sudahlah buk, berhentilah dgn secara baik2.

  • Sultan Raja Bungsu

    ” khusus untuk obat-obatan ditunda terlebih dulu. Sebab, obat-obatan
    berhubungan dengan nyawa manusia, sedangkan persoalan halal atau tidak
    adalah ranah agama”. apakah yg membuat obat ini orang yg tidak beragama, hemmm ….ibu menkes ini secara sengaja menyuruh umat Islam untuk murtad melalui obat2 dan vaksin yg robot2nya ibuk ini telah bekerja dgn susah payah menciptakan dan membuat obat2 dan vaksin walaupun haram. ibuk secara sengaja menyuruh pasien dgn paksa, KALAU KAMU NGAK MINUM OBAT INI KAMU AKAN MATI, MINUMLAH ATAU SUNTIKKANLAH VAKSIN INI WALAUPUN HARAM.

    • Wila Salam

      Namanya juga orang murtad, pa Sultan… Dia itu (Nafsiah Mboy) dulunya muslim yg murtad jd kristen,
      Mana tau dy hukum Islam?
      Yang menyedihkan adalah SBY, kok bs orang seBODOH ini jadi mentri kesehatan. Apa ga ada putra/i bangsa Indonesia yg lebih Cerdas dan layak menjadi mentri di negara yg rakyatnya mayoritas muslim??

  • Kemarin “Mbai” sekarang “Mboi”

  • ryana

    Buk menkes buk menkes anda ini orang islam ap bukan sih…..obat itu hanya perantara Allah untuk berikan kesembuhan sm manusia…..mau sehebat apapun obat terlepas dr halal haramnya wong sehat dan selamat dr penyakit itu hak prerogatif Allah ko……msh bilang halal haram itu sebatas ranah agama….Tuhan menciptakan hukum islam itu justru buat menata kehidupan manusia agar selamat. Ko mikirnya obat yg jadi penyelamat. Hmmmm

    • Wila Salam

      Nafsiah Mboi seorang Murtad tulen, mbak. Dulunya muslim, sekarang Kristen.
      Dalam hukum kristen mana ada hukum halal dan haram?
      Mereka jg tidak meyakini adanya Neraka. Menurut mereka, semua orang kristen, orang baik & jahat akan sama2 masuk surga, karena dosa2 mereka sudah ditebus Tuhannya.

    • Ahmad Farid Ary W

      sebenarnya ada, larangan babi di perjanjian lama kitab imamat 11, ayat 1-47 dijelaskan apa yang haram dan tidak..

      tapi di perjanjian baru di revisi (mayoritas dari mereka pakai ini)

Lihat Juga

Logo IKADI.

Pernyataan Sikap PP IKADI Tentang Aksi Damai Mengawal Pendapat Dan Sikap Keagamaan MUI