Home / Berita / Internasional / Eropa / Darah Muslim Ditolak di Austria

Darah Muslim Ditolak di Austria

Sebuah masjid di Austria (main.islammessage.com)
Sebuah masjid di Austria (main.islammessage.com)

dakwatuna.com – Wina. Beberapa yayasan sosial Islam mengadakan aktivitas donor darah di kota Linz, Austria. Saat mereka menyetorkan hasil donor, Palang Merah kota itu menolaknya. Bahkan baru sampai pintu rumah sakit, seorang dokter mengatakan, “Kami tidak menerima darah dari orang-orang Muslim dan Turki.”

Para pengurus yayasan tentu kecewa dengan sikap Palang Merah tersebut. Mereka mengataka, “Apakah diskriminasi juga berlaku dalam bantuan kesehatan di Austria, hanya disebabkan ras, warna, bahasa, dan agama?”

Ketika peristiwa ini menyebar ke publik melalui media, ketua Palang Merah Austria, Christian Gabriel, mengatakan bahwa di negara-negara di Asia Tenggara banyak menyebar virus Hepatitis B, oleh karena itu pihaknya menolak donor darah tersebut.

Padahal secara internasional, darah hasil donor harus diuji beberapa tahap sebelum bisa digunakan. Hal yang sama juga terjadi di Austria, sehingga sebenarnya tidak perlu menolak darah tersebut sebelum diuji. (msa/dakwatuna/alukah)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 7,09 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Pejabat Non-Muslim Pada Zaman Al-Mu’tadhid Billah