Home / Berita / Nasional / Sutan Bantah Minta THR, Jaksa Putar Rekaman Sadapan

Sutan Bantah Minta THR, Jaksa Putar Rekaman Sadapan

Politisi Partai Demokrat Sultan Bhatoegana saat hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus suap Kepala SKK Migas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (25/2) - Foto: viva.co.id
Politisi Partai Demokrat Sultan Bhatoegana saat hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus suap Kepala SKK Migas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (25/2) – Foto: viva.co.id

dakwatuna.com – Jakarta.  Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutar rekaman sadapan pembicaraan antara mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini dengan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana. Hal ini dilakukan jaksa untuk mengklarifikasi pernyataan Sutan Bathoegana yang terus membantah pernah meminta uang tunjangan hari raya (THR) sebesar US$ 200 ribu kepada Rudi.

“Saksi (Sutan Bathoegana) pernah bicara soal THR (dengan Rudi Rubiandini)?” tanya Jaksa Riyanto kepada Sutan Bathoegana dalam persidangan kasus suap Kepala SKK Migas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (25/2/2014).

“Nggak ada,” jawab Sutan singkat.

“Baik kita putarkan rekaman,” timpal Jaksa.

Berikut isi rekaman sadapan antara Sutan dan Rudi:

Sutan: Halo Assalamulaikum

Rudi: Waalaikumsalam

Sutan: Pak Profesor jadi ke luar negeri, jadikan keluar negeri? Nggak jadi kan?

Rudi: Nggak, nggak jadi saya.

Sutan: Jangan lah, kita-kita ramadhan ini, yang menghadapi ramadhan ini yang punya oil dan gas ramai, bisa pening kita ini.

Rudi: Hahahaha. Beres-beres.

Sutan: Tapi yang penting nanti habis ramadhan kita refund lagi maen golf, kalau bisa nanti diatur lagi pak Herman nanti ya.

Rudi: Beres

Sutan: Saya sudah dengar dimana-mana, itu pak Rudi lagi keranjingan golf, wah bisa dimainkan ini barang

Rudi: Hahahahaha

Sutan: Apalagi kalau ilmunya pakai tangan satu Pak Rudi tuh mantap kita kaget-kaget loh itu. Tanya itu orang-orangnya Pak Rudi, eh itu kok pak Rudi itu masuk terus itu. Gila juga ilmunya.

Sutan: Pak Rudi seperti yang tadi malam biar clear, Pak Herman jam berapa bisa ketemu bapak? kan tadi sama saya, cuma tadi nggak usahlah kita sudah sepakat nggak kesana biar pak Herman lah.

Rudi: Hari ini kan agak full ini, saya bisanya, tapi saya SMS ke Pak Herman deh saya cek dulu jadwalnya.

Sutan: Tapi kalau bisa sih as soon as possible supaya barang ini tidak jadi basi dan nggak bagus.

Rudi: kalau nanti malam?

Sutan: Itu lebih bagus. Saya sudah jelaskan ke Pak Herman nanti akan sampaikan ke bapak.

Rudi: Tapi sesudah buka, saya dapat buka di tempat lain.

Sutan: Oke kalau gitu nanti Pak Herman SMS bapak habis Isya ya?

Rudi: Ya lewat sekitar jam 8 an

Sutan: Jam 8 an ya. Iyalah biar clear, inikan menyangkut produksi bapak nanti. Lebih cepat lebih bagus, sip ya

Rudi: Makasih

Sutan: Makasih banyak Pak Rudi ya, salam, Assalamualaikum

Rudi: Waalaikumsalam.

Mendengar suara rekaman yang diputar jaksa, Sutan tidak membantah bahwa itu merupakan pembicaraannya dengan Rudi Rubiandini. Namun, politisi Partai Demokrat itu membantah pembicaraan terkait THR.

“Iya itu suara saya dengan Pak Rudi. Tapi begini, itu tidak ada urusan dengan THR-THR pak,” ucap Sutan. (liputan6/sbb/dakwatuna)

 

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Ismail Nasrul

    Bukti sudah ada apa lagi pledoinya…

  • Didit Pradipta

    tapi dari percakapannya saya ga liat THR THR-an loh ? mungkin pake istilah kali ya percakapannya

  • Sejuki

    Kesaksian Pak Hermannya sendiri gimana?

Lihat Juga

Kuasa Hukum DPP PKS, Zainudin Paru. (beritaparpol)

Zainuddin: Hari Ini PKS Siap Jawab Gugatan Fahri