Home / Berita / Internasional / Afrika / Kenapa Kabinet Kudeta Mundur?

Kenapa Kabinet Kudeta Mundur?

Hazim Bablawi, mantan perdana menteri kudeta Mesir
Hazim Bablawi, mantan perdana menteri kudeta Mesir

dakwatuna.com – Kairo. Mundurnya Hazim Bablawi beserta kabinet kudetanya, Senin (24 Februari 2014) kemarin, terjadi di saat kondisi politik dan ekonomi Mesir sangat tidak menentu. Terjadi aksi mogok kerja besar-besaran dalam sektor transportasi, kesehatan, dan industri. Buruh menuntut kenaikan upah, dan pensahan undang-undang yang mengatur upah minimum.

Saat mengumumkan pengunduran dirinya, Bablawi mengatakan bahwa kabinetnya telah bertindak benar dan juga salah. Pemerintahnya telah mengeluarkan Mesir dari lorong sempit. Namun, menurutnya, saat ini Mesir berada dalam kondisi yang sangat membingungkan; ada cakrawala yang luas untuk kemajuan, namun di waktu yang sama penuh dengan marabahaya.

Menurut kepala kantor stasiun televisi Aljazeera di Kairo, Abdul Fattah Fayid, keputusan mundur kabinet Bablawi diambil setelah rapat darurat untuk membahas aksi mogok kerja para buruh. Aksi mogok kerja yang juga dilakukan para dokter, apoteker, notaris, pos, dan lainnya, sudah mulai membuat masalah sehingga rakyat memprotes pemerintah.

Namun kantor berita Reuters menyebutkan pernyataan seorang pejabat Mesir, yang tidak dijelaskan identitasnya, bahwa mundurnya kabinet Bablawi adalah satu hal yang harus dilakukan sebelum As-Sisi mengumumkan pencapresannya. (msa/dakwatuna/aljazeera)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 7,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Warga Cikarang menuju Monas

2000 Warga Cikarang Jalan Kaki Menuju Monas untuk Aksi Bela Islam III