Home / Berita / Internasional / Amerika / Sarung Tinju ‘Legenda Kelas Berat’ Laku Rp 10 Miliar

Sarung Tinju ‘Legenda Kelas Berat’ Laku Rp 10 Miliar

Sarung Tinju Muhamad Ali - Foto: inilah.com
Sarung Tinju Muhamad Ali – Foto: inilah.com

dakwatuna.com – New York.  Sarung tinju yang pernah digunakan petinju kelas dunia Muhammad Ali laku terjual sebesar 520 ribu Poundsterling (10 miliar Rupiah) dalam sebuah acara lelang.

Sarung tinju itu digunakan Ali ketika menghadapi Sonny Liston di Miami Beach, Florida, Februari 1964. Saat itu, Ali masih menggunakan nama Cassius Clay.

Sebelumnya, sepasang sarung tinju Ali laku terjual 320 ribu Poundsterling (6,1 miliar Rupiah). Tapi kini, angka 10 miliar Rupiah adalah sebuah rekor dalam pelelangan sebuah memorabilia tinju.

Sarung tinju Ali tersebut adalah koleksi milik mantan pelatih tinju, Angelo Dundee sebelum ia meninggal pada Februari 2012. Tepat hari ini, 25 Februari adalah perayaan 50 tahun kemenangan Ali melawan Sonny. Untuk itu, Rumah Lelang Heritage memutuskan untuk melelang sarung tinju tersebut.

“Ini adalah sepasang sarung tinju yang digunakan Ali ketika meraih gelar juara dunia kelas berat untuk pertama kali. Setelah pertandingan, Angelo Dundee menggunakan gunting untuk melepaskan sarung tersebut dari tangan Ali,” ujar Chris Ivy, Direktur Olahraga Koleksi di Heritage,” dinukil dari Daily Mail.

“Sarung itu tetap menjadi koleksi pribadi Dundee hingga ia meninggal, yang kemudian dibeli oleh kolektor lain. Kini, kolektor tersebut berniat menjualnya untuk merayakan 50 tahun pertarungan tersebut,” ia menutup. (inilah/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ustadz Jefry Al-Buchory (inet)

Anak-Anak Uje Larang Barang-Barang Peninggalan Almarhum Dilelang

Organization