Jendela

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (Foto: kreview.com)
Ilustrasi. (Foto: kreview.com)

dakwatuna.com

Aku bergegas

Air hujan pun datang menakar hilang kekeringan

Aku bergegas

Bumi pun basah tersentuh hujan tadi pagi

Aku bergegas

Sore pun terpajang iringan macet merayap

Hmmm…  Aku bergegas

Rasa malas jadi zona mutlak dalam iringan keletihan

Aku tahu itu rutinitas

Aku tahu sekali

Sekelebat sinar matahari menembus jendela itu penting bagiku

Kehangatan di ujung telunjuk menyentuh kaca jendela saja serasa menggoda.

Tatkala dingin terganti, aku mudah berlari.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Penulis yang pembelajar. Memiliki hobi travelling.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Menunggu Hujan

Organization