Home / Berita / Nasional / Anis Matta: Pemilu Momentum Memilih Pemimpin Terbaik

Anis Matta: Pemilu Momentum Memilih Pemimpin Terbaik

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta - Foto: Humas PKS
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta – Foto: Humas PKS

dakwatuna.com – Jakarta.  Pemilu 2014 merupakan kesempatan mendapatkan pemimpin yang baik. Oleh karena itu, setiap warga negara yang memiliki hak pilih harus berpartisipasi demi mewujudkan bangsa dan negara yang adil sejahtera. Demikian dikatakan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta di Jakarta, Kamis (20/2) malam.

“Pemilu 2014 penting dan punya arti historis. Semacam ‘ujian akhir semester’ demokrasi prosedural pasca reformasi. Dan kita sudah belajar demokrasi prosedural, yaitu pemilu langsung, pembatasan jabatan presiden, trias politika, otonomi daerah, dan kini saatnya kita beralih ke substansi demokrasi, yaitu bagaimana rakyat berpartisipasi dalam mewujudkan negara, bangsa yang adil dan sejahtera,” papar pria kelahiran Bone itu.

Anis menambahkan bahwa bangsa Indonesia sudah melewati satu masa kepresidenan (dua periode pemilu) hasil pemilihan langsung dengan tanpa ancaman non-demokratis.

“Yang saya maksud ancaman non-demokratis adalah kudeta atau penggulingan di tengah jalan. Kalau kritik, itu masih koridor demokrasi,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya pemilu 2014 adalah momentum emas untuk mencari pemimpin yang baik.

“PKS menganggap penting pemilu 2014 bukan semata rutinitas demokrasi, tapi merupakan momentum sejarah untuk Indonesia,” imbuhnya.

Walaupun demikian, Anis tetap akui bahwa PKS menghadapi tantangan akibat masalah hukum. Ia dan partainya harus melalui itu semua namun tidak dengan berkecil hati.

“Introspeksi dan perbaiki diri, karena itu kami yakin bisa mewarnai pemilu 2014 dengan ide-ide kami. Seluruh pengurus, kader, caleg, dan simpatisan PKS siap berpartisipasi dalam pemilu 2014, karena ini momentum sejarah, penting bagi kita semua,” pungkasnya. (Humas/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Mujahidin Mujah

    Mana mungkin dapat memperoleh pemimpin yang baik, melalui pemilu ? Tak mungkinlah !. Memilih pemimpin dengan metoda penuh dengan: kebohongan, pembodohan, propaganda, pencitraan yang jauh dari kenyataan, menghasilkan pemimpin yang tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu sebagai pemimpin. Dan Rakyatpun Tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu. Metoda kehidupan berbangsa dan bernegara yang selama ini kita jalankan jauh dari nilai-nilai Dasar bernegara Indonesia yang telah dirumuskan oleh Pendiri Bangsa Indonesia. Nilai-nilai Dasar itu tidak pernah diwujudkan oleh penyelenggara negara hasil pemilu.

Lihat Juga

FORKOMMI Gelar Talkshow Hijrah Rosulullah SAW dan Pembentukan Karakter Pribadi Pemimpin Masa Depan