Home / Berita / Daerah / Kopassus, PKPU, PDAM Perbaiki Pusat Mata Air di Puncak Kelud

Kopassus, PKPU, PDAM Perbaiki Pusat Mata Air di Puncak Kelud

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Relawan PKPU bersama Kopasus dan PDAM memperbaiki pusat mata air gunung kelud, Jumat(21/2) - Foto: PKPU
Relawan PKPU bersama Kopasus dan PDAM memperbaiki pusat mata air gunung kelud, Jumat(21/2) – Foto: PKPU

dakwatuna.com – Kediri. Bencana erupsi gunung Kelud membuat mata air yang digunakan untuk sumber air PDAM tertutup pasir dan sampah dari bekas-bekas  ranting dan pepohonan yang patah akibat erupsi.

Ini diketahui setelah tim PKPU yang dipimpin Eko Sulistiyo selaku koordinator Pos Besar PKPU Kediri, Mayor Inf. Wahyu dari Group 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartosuro dan Hakam selaku Teknisi Jaringan PDAM Kediri mendatangi mata air yang hanya berjarak dua  kilometer dari puncak.

Dengan Tim yang berjumlah 13 orang, yang terdiri dari Kopassus 5 Personil, PKPU 5 relawan dan 3 teknisi dari PDAM Kediri mulai bergerak menuju lokasi mata air. Perjuangan untuk menuju lokasi ini tidaklah mudah. Tim harus  berjalan kaki sejauh 8 kilometer dalam kondisi jalan mendaki. Mereka juga memanggul 5 pipa peralon sebagai pengganti jika ada yang rusak.

Sesampainya di pusat mata air tersebut, diketahui lokasinya mengalami kerusakan parah. Selama hampir setengah hari, tim membersihkan hingga mata air bisa keluar dan bisa berfungsi kembali.

Tidak berhenti sampai di situ, mereka melanjutkan dengan menyisir pipa-pipa ke bawah yang airnya selama ini digunakan bagi 20 ribu jiwa masyarakat kecamatan Puncu yang terletak di radius 5 km. Setelah diperbaiki, debit air bisa mengaliri kembali dengan normal yakni mencapai 10.000 liter per detik.

Mayor Inf. Wahyu meskipun harus berjalan cukup jauh dengan jalan mendaki, yang tentunya melelahkan lalu melakukan perbaikan, ia bersama anak buah merasa senang melakukannya.

“Begitu air bisa mengalir, hilang rasa lelah. Apalagi saat ini masyarakat di wilayah Puncu dan Kepung sudah bisa menikmati air bersih,” kata Wahyu.  (KIS/ER/PKPU/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Sukismo

Lihat Juga

Prosmiling (Program Kesehatan Masyarakat Keliling) di Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan, Kampung Sindang Asih, Bogor, Ahad (13/11/2016). (Dita/Putri/PKPU)

HAI UEA – PKPU Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Sindang Asih Bogor

Organization