Home / Berita / Daerah / Dituding Pencitraan, Jokowi: Saya Nggak Punya Koran dan TV, Pencitraan Gimana?

Dituding Pencitraan, Jokowi: Saya Nggak Punya Koran dan TV, Pencitraan Gimana?

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo - Foto: tribunnews.com
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo – Foto: tribunnews.com

dakwatuna.com – Jakarta.  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ternyata cukup gerah dengan munculnya tudingan bahwa aksi blusukannya selama ini ke kampung-kampung dikatakan sebagai upaya pencitraan. Apalagi selama ini dia banyak didorong oleh berbagai pihak untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2014.

“Pencitraan dari mana? Saya ndak pernah pasang iklan, cari saja ada nggak iklan saya. Spanduk, baliho, ndak ada,” ujar Jokowi saat mengisi acara seminar bertema reformasi birokrasi di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu (19/2/2014).

Mantan walikota Solo itu juga mengaku tidak mempunyai media. “Saya nggak punya koran, saya juga nggak punya TV, ndak punya media apa-apa. Jadi kalau dikatakan saya pencitraan. Pencitraan dari mana?” ucap Jokowi

Untuk menghindari pencitraan tersebut, Jokowi mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk tidak memajang fotonya dalam iklan maupun sosialisasi program Pemprov DKI.

“Saya perintahkan jangan pasang-pasang foto saya. Pernah juga ada yang pasang poto saya di kelurahan, biasa, masih gaya-gaya lama. Langsung saya perintahkan. Heh! Copot,” kata Jokowi disambut tawa para mahasiswa. (liputan6/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 6,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • harino

    Sabar pak joko biarkan saja orang bilang apa rakyat udah pintar menilai Alloh bersama. Yang jujur

    • ThaifahManshurah

      jokowi bukan bersama ALLAH
      tapi bersama relawan JASMEV

    • ThaifahManshurah

      jokowi bukan bersama ALLAH
      tapi bersama relawan JASMEV

  • heru sukoco

    Konco2nya yang punya kepentingan itu banyak yang punya media…

  • heru sukoco

    Konco2nya yang punya kepentingan itu banyak yang punya media…

  • parman

    Inimah bisa bisanya aja media untuk mnjelekan nma pak jokowi,,,,yg koruptor aja bnyk,,,ngurusin jokowi,,,,sabar caja pak, biasa media cari sensasi….

  • parman

    Inimah bisa bisanya aja media untuk mnjelekan nma pak jokowi,,,,yg koruptor aja bnyk,,,ngurusin jokowi,,,,sabar caja pak, biasa media cari sensasi….

  • Bocah Ganteng

    Jokowi tidak punya TV, Tidak punya koran, tapi punya wartawaaaannn … ya to wii?

  • Bocah Ganteng

    Jokowi tidak punya TV, Tidak punya koran, tapi punya wartawaaaannn … ya to wii?

  • ThaifahManshurah

    si petruk alias jokowi memang gak punya media masa
    tapi setiap aksinya si petruk diliput secara besar2-an oleh media masa
    karena media masa dibayar oleh majikannya si petruk

    • Saya orang Ponorogo, pingin Indonesia ini sejuk,tentram, guyub rukun, tidak saling menyalahkan, tidak saling mencurigai, Pak jokowi saya lihat sudah begitu tulus, cobalah tolong diklarifikasi dulu, apa benar wartawan2 itu dibayar oleh Jokowi? jangan2 yang Anda lontarkan -hanya tendensi sakit hati, ngiri, merasa yg paling bisa- jadikan fitnah, dan menghapus amal baik Anda

      • ThaifahManshurah

        waduh kasian
        anda ini orangnya terlalu lugu
        mudah percaya alias mudah dibohongi

        kalo anda mau tau wartawan di bayara ato tidak
        coba anda cari informasi sendiri yg berimbang
        lalu anda analisis
        saya gak mau memberitahu kpd anda
        soalnya saya gak amu mempengaruhi orang lain

        • Maklumlah saya orang ndeso, nggak punya pendidikan, agama Islam pun masih kalah jauh dibanding Anda.Saya masih bergelimangan dengan dosa. Saya hanya berharap kepada semua pihak untuk jernih hati, jenih pikiran, penuh dengan silaturahim, penuh dengan kelembutan hati dalam melontarkan ide-ide cemerlangnya. Saya menghargai semangat Anda mengkritik seseorang, tapi satu hal yang perlu diperhatikan; selama ini saya melihatnya, Anda belum menunjukkan solusi-solusi brilian terhadap persoalan2 yang tengah terjadi. Solusi dari Anda kiranya lebih bijak, lebih humanis, lebih Islami, ketimbang mengolok-olok tetapi tidak pernah berbuat untuk ummat. Kedua, apa memang langkah mengolok-olok dengan nama ‘Petruk’ ini sudah pas dg nilai-nilai Islam. Maaf, saya telah lancang terlalu berani dengan Anda. Mudah-mudahan tidk kualat dengan Anda yang mulia. Sekali lagi mohon maaf, semoga Alloh memaafkan kita semua. Dari saya yang rindu kedamaian, kerukunan, dan kebahagiaan hidup dunia dan akhirat

  • ThaifahManshurah

    si petruk alias jokowi memang gak punya media masa
    tapi setiap aksinya si petruk diliput secara besar2-an oleh media masa
    karena media masa dibayar oleh majikannya si petruk

  • yudhi k

    Ni dakwatuna dulu mati2an njelek2in jkw, skr membela2….ini ada apa ini kok plin plan ni dakwatuna

  • yudhi k

    Ni dakwatuna dulu mati2an njelek2in jkw, skr membela2….ini ada apa ini kok plin plan ni dakwatuna

  • kepribadian yang Islami, selalu ucapkan atau tulis yang sejuk, damai, penuh solusi untuk kebaikan semuanya. Belum tentu kalau kita seperti Pak Jokowi, kemudian tidak diolok-olok. Dan belum tentu kita bisa seperti Pak Jokowi. Untuk itu marilah kepada siapapun, termasuk Jokowi, dan yang memanggilnya Petruk, untuk ambil positifnya. Nggak ada manusia yang sempurna. Semuanya saling memberi plus dan minusnya. Mudah-mudahan Dakwatuna menjadi media perekat bangsa, yang tumbuhkan ketentraman dan kedamaian. Tolong hindarkan kata-kata yang kasar, provokatif. Kita bangsa Indonesia sudah rindu dengan ketentraman dan kedamaian. Maturnuwun

    • ThaifahManshurah

      apa salahnya mengkritik jokowi..!?!?
      masak setiap orang yg mengkritik jokowi disebut memfitnah
      masak setiap orang harus suka dg jokowi

      kalo anda mau ngabil positifnya
      silahkan anda saja
      kalo saya gak mau mengikuti pikiran anda
      saya punya pendirian sendiri

      kalo saya mau berkeyakinan bhw jokowi itu cuma seorang boneka yg dikendalikan oleh orang ttt
      kenapa…!?!?
      masalah buat anda….!?!?

Lihat Juga

Sindir Jokowi, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Pak Jokowi hanya ‘blusukan’ lali gawean’