Home / Berita / Daerah / Pemilik Metro Mini Alphard: Syukuri Apa yang Allah Berikan, Semua Hanya Masalah Rasa

Pemilik Metro Mini Alphard: Syukuri Apa yang Allah Berikan, Semua Hanya Masalah Rasa

Metro Mini Alphard yang berlalu lalang di jalanan Jakarta Selatan - Foto: Detik.com
Metro Mini Alphard yang berlalu lalang di jalanan Jakarta Selatan – Foto: Detik.com

dakwatuna.com – Jakarta. Setelah melakukan penelusuran, detikcom berhasil menemukan pemilik mobil Metro Mini Alphard yang berlalu lalang di jalanan Jakarta Selatan. Sang pemilik meminta namanya tetap dirahasiakan, namun dia memberi penjelasan soal alasan aksi uniknya tersebut.

Dari informasi pembaca, detikcom menemukan identitas dan alamat pemilik mobil tersebut. Pria yang berprofesi sebagai pengusaha ini meminta namanya disebut dengan inisial KE. Dia saat ini sedang berada di luar negeri.

Lewat komunikasi via email, Rabu (19/2/2014), KE akhirnya bersedia memberikan penjelasan. Dia membeberkan niat awalnya mengubah mobil Alphard jadi mirip Metro Mini. Dia mengatakan sudah 4 bulan ‘narik’ menggunakan mobil tersebut.

Saat dikonfirmasi, KE memastikan surat-surat kepemilikan mobilnya asli, termasuk pelat nomor unik B 61 TUH. Mobil itu sengaja diubah tampilannya karena ingin membuktikan ajaran sang ayah tentang ‘rasa’.

“Sebuah Alphard sengaja saya ubah tampilannya sekaligus pelat nomornya hanya sekadar untuk membuktikan, sekaligus mengingatkan saya akan ajaran bapak saya,” ujar KE.

Ajaran sang ayah yang dimaksud KE adalah:

“Kalau hati kita sumeleh, mensyukuri apapun yang Allah telah berikan. Naik Metro mini pun akan berasa nikmat, senikmat naik Alphard. Tapi bagi yang telah ‘berasa’ punya dan lupa akan rasa syukur itu. Maka naik sebuah Alphard pun berasa pengap bagaikan naik sebuah Metro Mini. Kabeh kuwi mung masalah roso (semua hal hanya masalah rasa)…”

KE pun bicara soal sindiran bagi Jokowi-Ahok untuk segera meremajakan angkutan umumnya. “Dan jika karena adanya ‘Metro Mini Alphard‘ tersebut, lalu Pak Jokowi dan koh Ahok merasa bahwa ini adalah sindiran untuk segera meremajakan angkutan umumnya… Itu juga hanyalah masalah rasa,” imbuhnya.

Metro Mini Alphard ini menarik perhatian masyarakat karena bentuknya yang unik. Banyak yang menilai aksi ini adalah sindiran bagi Pemprov DKI untuk segera meremajakan angkutan umum, terutama Metro Mini. Sedikitnya ada dua insiden maut di Jakarta selama setahun terakhir yang melibatkan Metro Mini. Terakhir, sopir mabuk yang mengemudikan Metro Mini bobrok menabrak 8 motor di Jl Raya Warung Buncit, Jaksel. (detik/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (35 votes, average: 8,83 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Moh Madani

    mau dong numpang…gimana rasanya naik alphard..

    • Zola

      bedanya hanya lbh santai saja… klo rasanya gg jauh beda

    • Zola

      bedanya hanya lbh santai saja… klo rasanya gg jauh beda

    • TER JOKO WADON

      meding naikin cabe-cabean…..stok gw banyak trif mulai 50 rb

  • Moh Madani

    mau dong numpang…gimana rasanya naik alphard..

  • fajriym

    kalo dijalanan rusak engga harus sambil disko kayanya

  • fajriym

    kalo dijalanan rusak engga harus sambil disko kayanya

  • Baduung Duung

    Bener itu sebab jokowi tidaklah sehebat apa yg kita pikirkan dan saya rasa cukup berdosa media masa dan orang-orang yg selalu menyanjung jokowi ACHOK nasarani itu setinggi langit yg belum jelas hasil kerjanya.

  • acha

    Santai aja bro…gw anak betawi ngerasain koq ada perubahan Jakarta…sekali lagi ini masalah rasa..kalo ente2 merasa ga ada perubahan..ya kembali lagi kemasalah rasa..gimana kita ngerasainnya…kalo dari awal ente2 udah ga sepaham yg ada semua kerja baik seseorangntetep ente bilang ga bener…sabar masih ada 4 thn buat naekin jagoan ente buat gantiin Jokowi..kan jagoan ente juga kalah jauh sama Jokowi Ahok..sabar itu sebagian dari iman..dan jgn slalu berburuk sangka..yg gw dapet dari guru ngaji gw sih..ga baik kalo mikir jelek trus terhadap seseorang…

Lihat Juga

Aksi buruh menuntut diberlakukannya upah yang layak. (tempo.co)

May Day Jatuh Hari Ahad, Car Free Day Tetap Ada