Home / Berita / Internasional / Asia / Indonesia-Arab Saudi Segera Teken Mou Perlindungan TKI

Indonesia-Arab Saudi Segera Teken Mou Perlindungan TKI

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar - Foto: terasjakarta.com
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar – Foto: terasjakarta.com

dakwatuna.com – Jakarta.  Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi akan segera menandatangani agreement (perjanjian bilateral) tentang  penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sektor domestik worker, di Riyadh, Arab Saudi pada 19 Februari 2014.

Penandatanganan agreement menjadi tonggak sejarah dalam hal penempatan dan perlindungan TKI di Arab Saudi. Sebab untuk pertama kalinya penandatanganan MoU perlindungan TKI antara pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi dilakukan.

“Ini menjadi awal sejarah baru dalam penempatan dan perlindungan TKI kita di Arab Saudi. Kita harapkan penandatanganan agreement TKI ini dapat meningkatkan perlindungan TKI yang bekerja di sana,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Selasa (18/2/2014).

Agreement tersebut akan memberikan kepastian hukum  baik bagi pengguna maupun bagi TKI. “Penandatanganan perjanjian tersebut sekaligus memberikan kepastian jaminan perlindungan bagi TKI yang bekerja pada pengguna jasa. Kami  ingin Arab Saudi memberikan perhatian khusus pada TKI,” ucapnya.

Perjanjian yang akan ditandatangani dalam waktu dekat tersebut mencakup antara lain pembuatan kontrak kerja secara online, akses komunikasi dan penyediaan hari libur serta sistem penggajian yang dilakukan melalui jasa perbankan untuk TKI, dan lain-lain. (okezone/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Rohingya

DPR Desak Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas atas Insiden Kekerasan di Rohingya